Peserta Diklat SDM KLHK Kunjungi Semen Padang

14
Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum Perusahaan PT Semen Padang Oktoweri ketika menerima peserta diklat SDM KLHK di Semen Padang, Jumat.

Sebagai perusahaan semen yang peduli terhadap lingkungan, PT Semen Padang dianggap sebagai tempat yang representatif bagi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk kegiatan Field Trip (kunjungan lapangan) bagi peserta Diklat SDM KLHK.

Hal itu, disampaikan Widyaswara KLHK Amrizal Tanjung saat kegiatan Field Trip Diklat SDM KLHK di PT Semen Padang, Jumat (16/10/2020). Selain Amrizal, dalam kunjungan itu juga ikut serta tujuh orang peserta Diklat SDM KLHK, tiga orang petugas pendamping dan dua orang tenaga pengajar Diklat SDM KLHK.

Amrizal dalam kunjungan itu juga menyampaikan bahwa Field Trip ke PT Semen Padang ini dilakukan, bertujuan untuk memberikan gambaran konkrit tentang kegiatan pengawasan pengendalian dan pengelolaan lingkungan hidup untuk kepentingan pembelajaran bagi peserta diklat.

“Kami menjadikan PT Semen Padang untuk kegiatan Field Trip, karena PT Semen Padang merupakan industri besar yang kompleks untuk pembelajaran peserta diklat, khususnya untuk peserta Pelatihan Pembentukan Pengawas Lingkungan Hidup,” ujar Amrizal di Ruang Rapat Lantai I Kantor Pusat PT Semen Padang.

Selain kompleks untuk pembelajaran peserta diklat Pelatihan Pembentukan Pengawas Lingkungan Hidup, PT Semen Padang juga merupakan industri besar yang pernah meraih penghargaan PROPER Hijau dua kali berturut-turut pada tahun 2016 dan 2017. “Field Trip ke PT Semen Padang ini bagian dari kegiatan Pelatihan Pembentukan Pengawas Lingkungan Hidup,” ujarnya.

Dalam kegiatan Field Trip ini, Amrizal menyampaikan bahwa peserta akan mengunjungi fasilitas produksi dan fasilitas pengelolaan limbah berupa instalasi pengelolaan air limbah, mengunjungi alat pengendali pencemaran udara, gudang serta tempat penyimpanan limbah B3.

Kemudian, para peserta diklat juga mengunjungi objek lain yang terkait dengan pembelajaran Pelatihan Pembentukan Pengawas Lingkungan Hidup Duklat SDM KLHK. “Jadi, kami berterimakasih kepada PT Semen Padang yang telah bersedia memfasilitasi peserta Diklat KLKH untuk kegiatan Field Trip ini,” bebernya.

Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan Oktoweri pada kesempatan itu memaparkan bahwa PT Semen Padang selalu konsisten melakukan pengendalian lingkungan terhadap aktifitas operasional perusahaan. Di antaranya, pemantauan emisi terkait pemanfaatan limbah B3.

“Pemantauan itu dilakukan setiap enam bulan yang bekerjasama dengan pihak ketiga. Dan, kerjasama itu sesuai dengan peraturan Permen LHK N0 P.19/MENLHK/SETJEN/KUM.1/2/2017 tentang baku mutu emisi bagi usaha dan/atau kegiatan industri semen,” katanya.

Kemudian untuk mengendalian limbah cair, PT Semen Padang telah membuat check dam dan sedimen pond serta oil trap, sehingga air yang masuk ke perairan memenuhi baku mutu yang ditetapkan. “Untuk pemantauan kualitas pembuang air pabrik, kami lakukan setiap bulan bekerjasama dengan laboratorium penguji eksternal,” ujarnya.

Baca Juga:  Semen Padang dan Forum Nagari Gelar Social Mapping di 12 Kelurahan

Selain menyampaikan pengelolaan dan pengendalian limbah, Oktoweri juga memaparkan program unggulan CSR pada peserta Pelatihan Pembentukan Pengawas Lingkungan Hidup Diklat KLHK. Kata Oktoweri, CSR Semen Padang mempunyai delapan program unggulan.

Pertama, melalui program “Semen Padang Makin Peduli, Negeri Lestari”. Dengan program ini, PT Semen Padang memperhatikan lingkungan hidup melalaui berbagai kegiatan. Di antaranya, menggiatkan kegiatan Barasiah Basamo bersama masyarakat dan unsur pemerintahan, termasuk dengan TNI.

Kemudian, melakukan konservasi ikan bilih yang sudah endemik di Danau Singakarak. “Ikan bilih ini kami konservasi di kawasan Keanekaragaman Hayati PT Semen Padang. Saat ini, konservasinya masih berlangsung dan kami bekerjasama dengan Universitas Bung Hatta,” katanya.

Kedua, melalui program “Semen Padang Makin Peduli, Kawula Muda Berprestasi” yang kegiatannya meliputi penyaluran beasiswa. Ketiga, “Semen Padang Makin Peduli, Kesehatan Didapati. Kegiatannya, berupa sunatan massal bekerjasama dengan Semen Padang Hospital.

Selanjutnya yang keempat, kata Oktoweri, adalah “Semen Padang Makin Peduli, Masyarakat Madani”. Kegiatan ini diimplementasikan melalui kegiatan keagamaan. “Seperti bulan Ramadan misalnya. Kami pun rutin melakukan safari Ramadan ke masjid dan musala di sekitar lingkungan perusahaan, kecuali Ramadan kemarin, karena pandemi Covid-19,” ujarnya.

Kemudian program yang kelima adalah “Semen Padang Makin Peduli, Semen Padang Membangun Nagari” yang diimplementasikan melalui kegiatan bantuan sarana dan prasarana umum. Salah satunya yang telah dilakukan, adalah menormalisasi intake sungai Baringin yang rusak akibat banjir.

Program yang keenam, Semen Padang Makin Peduli, Masyarakat Berdikari”. Program ini, sebut Oktoweri, fokus pada pengembangan ekonomi dan pengentasan kemiskinan melalui Forum Nagari yang ada di lingkungan perusahaan dan Program Kemitraan. Kemudian yang ketujuh, program “Semen Padang Makin Peduli Semen Padang Mengayomi”.

Program ini, jelas Oktoweri, diimplementasikan melalui berbagai kegiatan seperti bazar, pemberian bantuan untuk panti asuhan, pembinaan masyarakat adat dan pembinaan bundo kanduang. “Sedangkan program unggulan yang ke delapan adalah “Semen Padang Makin Peduli, Semen Padang Berempati”. Program ini diwujudkan melalui TRC Semen Padang,” pungkas Oktoweri. (*)