Kabar Gembira. 106 Unit Rumah Tidak Layak Huni Bakal Direhab Pemko

Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Kota Padang melakukan sinergi perbaikan 106 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Padang, pada tahun ini.

“RTLH ini merupakan program unggulan yang bertujuan untuk membantu masyarakat kurang mampu bisa menghuni rumah yang layak,” kata Kepala DPRKPP Kota Padang, Tri Hadiyanto, Selasa (16/2/2021).

Pendanaannya bersumber dari APBN sebanyak 41 unit rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Rumah yang direhab itu tersebar di Kelurahan Anduriang, Kecamatan Kuranji dan Kelurahan Koto Lalang, Kecamatan Lubukkilangan, dengan anggaran sebesar Rp820 juta.

“Bantuan diberikan senilai Rp20 juta berupa uang untuk upah dan bahan. Bantuan dilaksanakan oleh penerima dan harus mempunyai swadaya,” ujarnya.

Sementara yang pendanaan yang bersumber dari APBD Padang sebanyak 65 unit, sebesar Rp1.860.841.400 dengan bantuan perbaikan sebesar Rp25 juta. “Perbaikannya dilaksanakan oleh pihak ketiga. Meliputi perbaikan atap, lantai dan dinding dengan lokasi penerima tersebar di Kelurahan Air Manis, Kelurahan Mata Air, Kelurahan Kuranji, Kelurahan Sungai Sapih dan Kelurahan Limau Manis,” ujarnya.

Baca Juga:  Padek-Telkom Witel Sumbar Perkuat Kerja Sama

Ia menjelaskan, 2014 hingga 2019, DPRKPP mulai menargetkan 5.000 unit rumah, dan berhasil merealisasikan 6.108 unit. Hingga 2020 sudah mencapai 6.334 unit. Dananya bersumber dari APBN, APBD, Baznas, CSR swasta dan melibatkan partisipasi masyarakat.

Tri Hadiyanto menyatakan DPRKPP mengkoneksikan program RTLH dengan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS). “RTLH itu kita hanya bisa membantu perbaikan atap, lantai dan dinding saja. Kita juga bantu lagi sanitasi dan air minum sehingga nanti betul-betul RTLH itu sehat huni,” pungkasnya. (rdi)