Mata Air Bukit Ampalu Kering, Wakil Rakyat Minta Warga Lakukan Penghijauan

21

Siang tadi, beberapa kelompok warga menyiapkan ember penampung air. Biasanya, warga Kelurahan Ampalu, Pegambiran Padang bergantung pada mata air perbukitan Ampalu di belakang rumah mereka. Air dari perbukitan itu disalurkan melalui selang air ke rumah-rumah mereka.

“Untuk menyalurkan air dari perbukitan ke rumah, kami membeli selang air. Tetapi hari ini mata air itu mengering, dan kita berharap air bersih dari bantuan saja,” ucap Ali (35) salah seorang warga, Minggu (17/4).

Ketua RT 01 RW 18 Ampalu Pagambiran, Gusmaleni mengatakan, bantuan air minum itu dari anggota DPRD Elly Trisyanti. “Kita mengelompokkan beberapa warga berdasarkan alamat rumah mereka. Jadi, pengelompokan ini membantu warga, karena tidak perlu repot dalam mengangkat air ke rumahnya,” ucap Gusmaleni.

Gusmaleni menjelaskan kemarau yang dirasakan warga baru dua kali dalam kurun waktu lima tahun belakang. “Alhamdullilah Elly Trisyanti selalu menyalurkan bantuan air bersih ke daerah kami,” tambahnya.

Anggota DPRD Padang Elly Trisyanti dalam kesempatan tersebut menyatakan bahwa warga telah mengalami kekeringan hampir sebulan.

Baca Juga:  Bangun Workshop Alat Berat, BPVP Padang Gelar FGD Pertambangan

“Kemarau membuat warga Kelurahan Ampalu Pagambiran, Kecamatan Lubeg membutuhkan air bersih. Oleh karena itu kita menyalurkan bantuan satu truk air bersih yang dapat dimanfaatkan warga untuk memasak,” ucapnya.

Elly Trisyanti berharap, ke depan masyarakat harus memelihara kelestarian lingkungan yang ada di perbukitan Ampalu.

“Harapan kita, warga dapat melakukan penghijauan di perbukitan Ampalu agar tidak terjadi kekeringan seperti saat ini. Bagaimanapun dengan banyaknya pohon di Bukit Ampalu, tentu menyimpan cadangan air di bukit dan tidak akan kekeringan seperti ini,” tambahnya.(*)