25 Tahanan Dipindahkan, Buntut Keributan di Rutan Kelas IIB Padang

17
Ilustrasi.(NET)

Puluhan narapidana (napi) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang dipindahkan ke sejumlah Rutan dan Lapas di Sumbar.

Hal ini buntut dari keributan di rutan tersebut yang terjadi Sabtu malam (14/5) hingga Minggu dini hari (15/5). Kegaduhan dipicu akibat seorang napi kasus perusakan berinisial K. Namun demikian, tidak ada kerusakan atau korban dalam insiden tersebut.

Kepala Rutan Kelas IIB Padang Muhamad Mehdi menjelaskan, keributan berawal ketika narapidana berinisial K tersebut, Sabtu malam (14/5) meminta izin untuk melayat kakaknya yang meninggal dunia.

Namun pihaknya, kata Mehdi, tidak memberi izin tersebut lantaran mempertimbangkan sejumlah hal. Seperti, kondisi malam hari dan surat keterangan kematian.

“Tentu kami tidak memberi izin, kami sarankan pagi saja, tapi dia tidak terima dengan penjelasan itu, diajak teman-temannya, lalu terjadilah protes (keributan) itu,” terang Mehdi, Senin (16/5).

Melihat situasi tidak kondusif, pihak Rutan Kelas IIB Padang meminta bantuan pihak kepolisian dari jajaran Polresta Padang. Pihak kepolisian lalu datang dan mengamankan lokasi keributan.

Baca Juga:  Dooorrr..!!! Hadiahi Timah Panas, Tiga Pelaku Kupak Rumah Diringkus!

Setelah situasi kembali kondusif, sebanyak 25 orang narapidana yang diduga terlibat keributan dipindahkan ke Lapas Padang, Lapas Pariaman, Lapas Bukittinggi, dan Lapas Sawahlunto.

Menurut Mehdi, pemindahan 25 narapidana tersebut untuk meredam situasi dan mencegah terjadi keributan berulang di Rutan Kelas IIB Padang.

“Ke-25 orang ini dipindahkan karena berpotensi untuk gangguan keamanan. Tapi dalam kejadian tersebut tidak ada kerusakan atau penyerangan,” tutup Mehdi. (idr)