28 Sembuh, 5 Orang Positif Covid-19

17
Ilustrasi Covid-19. (Foto: IST)

Pasien sembuh Covid-19 di Padang terus bertambah. Selasa (16/6), sebanyak 28 warga Kota Padang yang terinfeksi positif Covid-19 dinyatakan sembuh setelah mendapat perawatan dan beberapa tes swab dengan hasil negatif. Total pasien sembuh menjadi sebanyak 280 orang.

Sementara, kasus positif terinfeksi virus korona (Covid-19) di Kota Padang juga bertambah 5 orang. Dengan penambahan tersebut, total kasus positif Covid-19 di Kota Padang tercatat 489 kasus.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Ferimulyani Hamid saat mengikuti rapat bersama DPRD Padang, di gedung DPRD Padang, kemarin (16/6).

Dia menjelaskan, ada 6 kasus positif Covid-19 di Kota Padang yang dilaporkan oleh Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi FK Unand. Namun, 1 di antaranya merupakan warga Padangpariaman yang dirawat di RS Hermina Padang.

“Jadi ada 5 tambahan kasus positif di Kota Padang untuk hari ini (kemarin, red). Dari 5 kasus positif, 3 di antaranya dari klaster Pasar Raya Padang. Mereka karyawan di Pasar Raya Padang. Secara keseluruhan, kasus terkonfirmasi positif sampai hari Senin kemarin 484 kasus, kalau ditambah 5 kasus berarti ada 489 kasus per Selasa ini,” ungkapnya.

Ferimulyani merinci, dari total tersebut, yang masih di rumah sakit 93 orang, diisolasi di Karantina Kemenag, BPSDM, BPT, dan di Bapelkes 77 orang, isolasi mandiri di rumah 39 orang, dan meninggal dunia 23 orang.

“Pasien yang meninggal dunia ini semuanya berusia di atas 55 tahun dan dengan penyakit penyerta. Tidak ada pasien positif Covid-19 ini yang meninggal dunia hanya karena Covid-19 saja,” katanya.

Ke-489 kasus positif Covid-19 di Kota Padang tersebut, sambungnya, tersebar di 79 kelurahan. Dari 79 kelurahan ini, 15 kelurahan di antaranya kini telah berstatus zona hijau, dari sebelumnya merupakan zona merah.

“Artinya kalau kita lihat, ada beberapa kelurahan yang sudah berhasil sembuh atau tidak ada kasus lagi sebanyak 15 kelurahan. Dari 104 kelurahan berarti masih ada 25 kelurahan yang sama sekali belum ada kasus positif Covid-19,” sebutnya.

Ferimulyani berharap ini harus bisa dipertahankan. Pasalnya, tren perkembangan Covid-19 di Kota Padang, sejak kasus positif Covid-19 pertama kali ditemukan pada 25 Maret lalu sampai 20 April, hanya 1 atau 2 kasus.

“Namun kenapa temuan kasus positif Covid-19 di Kota Padang saat ini tinggi, karena kita telah melakukan tes swab kepada lebih dari 15.000 penduduk Kota Padang. Makanya ditemukan 489 kasus positif Covid-19 sampai Selasa ini (kemarin, red),” ujarnya.

Dari temuan tersebut, dikategorikan ada pasien berstatus orang tanpa gejala (OTG), orang dalam pantauan, dan pasien dalam pengawasan (PDP) atau orang dengan gejala Covid-19 yang telah dirawat di rumah sakit.

“Hasil temuan kami, pasien positif ini trennya adalah OTG. Artinya, ini adalah hasil tracking yang kami lakukan pada episentrum-episentrum penularan. Salah satu episentrum yang kami lakukan tracking sangat masif adalah Pasar Raya Padang,” terangnya.

Pihaknya bersama Dinas Perdagangan Kota Padang telah melakukan pengambilan sampel swab sebanyak tiga tahap untuk episentrum penularan Pasar Raya Padang. Tidak hanya di puskesmas dan rumah sakit, namun juga di Mal Pelayanan Publik.

“Dengan begitu, kita menemukan lebih banyak lagi pasien positif Covid-19 berstatus OTG di Pasar Raya Padang. Lebih dari 50 persen pasien OTG ini sembuh setelah dirawat dan diisolasi,” bebernya.

Dia mengakui penularan Covid-19 di klaster Pasar Raya Padang memang belum bisa diputus. Meski demikian, tren penularan kasus positif dari klaster Pasar Raya Padang diklaim menurun dan tren kesembuhannya pun meningkat.

“Sebenarnya ada 12 klaster penularan Covid-19 di Padang. Sebelas klaster sudah kami selesaikan. Satu klaster yang mungkin besar juga yakni klaster Pagambiran. Tapi kami sudah menyelesaikannya per 13 Mei. Tidak ada lagi kasus di klaster Pagambiran. Nah, yang masih jadi permasalahan kita hanya klaster Pasar Raya Padang, tapi Alhamdulillah tren penularannya menurun dan tren kesembuhannya pun meningkat,” ucapnya.

Sementara itu, sambung Ferimulyani, pasien positif Covid-19 di Kota Padang yang dinyatakan sembuh juga bertambah 28 orang. Dari 28 orang pasien sembuh, sebelumnya ada yang dirawat di RSUD dr Rasidin Padang, diisolasi di karantina Kemenag dan BPSDM. “Mereka sudah bisa pulang dengan tersenyum ke rumah masing-masing hari ini,” tukas Ferimulyani. (i)