Resmi Dibuka!! PPDB Online SD-SMP Padang!! Cek Jadwal dan Info Lengkapnya!

1593
PENDAFTARAN: Tim PPDB membantu calon peserta didik mengentrikan data saat pra-pendaftaran PPDB online SMP di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, kemarin (16/6).(SHYNTIA/PADEK)

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2022/2023 tingkat SD negeri dan SMP negeri di Kota Padang dalam jaringan (daring) atau online resmi dibuka, Kamis (16/6).
PPDB online tingkat SD negeri dibuka 16-21 Juni. Sementara tingkat SMP negeri, dibuka 20-22 Juni mendatang.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Padang Nur Fitri menyebutkan, PPDB online SD tahun ini dilaksanakan melalui tiga jalur. Pertama jalur zonasi, kuotanya minimal 70 persen. Kedua jalur afirmasi dengan kuota maksimal 25 persen dan ketiga jalur perpindahan tugas ortu/wali dengan kuota maksimal 5 persen.

“Untuk formulir pendaftaran, calon peserta didik dapat mengunduhnya di laman http://PSB.diknaspadang.id,” ujarnya di Media Center Balaikota Padang, kemarin (16/6).

Ia melanjutkan, pendaftaran bagi calon peserta didik baru SD negeri dilakukan di salah satu SD negeri di Kota Padang. Kemudian memilih salah satu jalur penerimaan yang tersedia (jalur zonasi, afirmasi dan jalur perpindahan tugas orangtua/wali.

Pada tahap I calon peserta didik dapat memilih paling banyak 3 sekolah dalam zona untuk jalur zonasi atau paling banyak 3 sekolah bebas zona untuk jalur afirmasi dan perpindahan tugas orangtua/wali.

“Bagi yang telah diterima pada tahap I atau yang mengundurkan diri pada tahap I tidak dapat mendaftar pada tahap II,” tuturnya.

Kelulusan tahap I akan diumumkan tanggal 22 Juni 2022, tanggal 23-25 Juni 2022 pendaftaran ulang, 26-28 Juni 2022. Pendaftaran tahap II, 29 Juni 2022 dan pendaftaran ulang pada tanggal 29-30 Juni 2022.

Sementara untuk PPDB online tingkat SMP, pendaftarannya dilakukan melalui 4 jalur. Yakni jalur zonasi dengan kuota maksimal 55 persen. Lalu jalur afirmasi maksimal 17 persen. Kemudian jalur perpindahan tugas ortu/wali, maksimal 5 persen dan jalur prestasi minimal 23 persen.

Untuk PPDB online SMP negeri pra-pendaftaran (luar kota Padang/paket A/tamatan sebelum 2022) dibuka 16-21 Juni. Sementara pendaftaran online dimulai 20-22 Juni.
Untuk jalur zonasi, peserta didik dapat memilih maksimal 2 sekolah zonanya.

Baca Juga:  Dally Rahman Pimpin DPK PPNI FKep Unand

Urutan pilihan sekolah menentukan prioritas proses seleksi yaitu pilihan 1 akan diproses terlebih dahulu, jika tidak lolos seleksi pada pilihan 1 maka akan dilanjutkan proses seleksi pada pilihan 2.

“Seleksi jalur zonasi berdasarkan jarak udara dari tempat tinggal calon peserta didik ke sekolah pilihan. Kalau jarak sama, seleksi berdasarkan usia, kalau usia masih sama seleksi berdasarkan yang lebih awal mendaftar,” jelasnya.

Bagi yang telah diterima pada tahap I atau yang mengundurkan diri pada tahap I, tidak dapat lagi mendaftar pada tahap II.

Terpisah, Kepala UPTD Dapodik IT Disdikbud Kota Padang Tressy Yulinda mengatakan, situs website PPDB online aman diakses walaupun dengan jumlah yang besar. “Saat ini sudah ada data siswa yang masuk. Sementara untuk SMP belum ada karena masih tahap pra-pendaftaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, jika tahun lalu melibatkan SMP swasta, namun tahap ini tidak lagi melibatkan SMP swasta. Kemudian di tahun lalu pada tahap I dibuka zonasi dan afirmasi, sementara tahap II jalur perpindahan orang tua dan prestasi, namun tahun ini tahap I hanya jalur zonasi, jalur perpindahan orang tua, afirmasi dan prestasi di tahap II.

Tahap I PPDB jalur zonasi pendaftaran online dimulai 20-22 Juni 2022, pengumuman tahap I 23 Juni 2022, dan pendaftaran ulang 24-25 Juni 2022. Sedangkan pendaftaran online tahap II PPDB jalur afirmasi, perpindahan tugas orang tua/wali dan prestasi tanggal 26-28 Juni 2022, pengumuman 29 Juni 2022 dan pendaftaran ulang tanggal 30 Juni-1 Juni 2022.

Sementara untuk daya tampung, SD sebanyak 13.031 orang, sedangkan SMP angkanya masih fluktuatif. “Daya tampung SMP saat ini masih proses karena pendaftaran online dimulai tanggal 20 Juni. Pada tanggal 20 Juni itu kita bisa menentukan daya tampung untuk SMP,” ungkapnya. (eri/cr5)