MPC PP Kota Padang Terima 2 Ton Beras dan 6.000 Butir Telur

Keluarga besar MPC Pemuda Pancasila Padang menerima bantuan sembako dari APEPI Padang. (foto: indra)

Keluarga besar MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Padang menerima bantuan jaring pengaman sosial berupa 2 ton beras dan 200 papan telur (6.000 butir), dari Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata Indonesia (APEPI) Padang, Jumat (17/4/2020).

Ketua APEPI Kota Padang, Havid Dt Rangkayo Basa menyampaikan, banyak pihak yang terdampak secara ekonomi akibat virus korona (Covid-19). Untuk itu, APEPI Padang berbagi kepada MPC Pemuda Pancasila Kota Padang.

“Bantuannya berupa beras dan telur. Totalnya 2 ton beras dan 200 papan telur, lebih kurang senilai Rp 35 juta. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi Keluarga Besar MPC Pemuda Pancasila Kota Padang,” katanya.

Bendahara MPC Pemuda Pancasila Kota Padang, Agung Berlian, menambahkan bantuan beras dan telur dari APEPI Kota Padang tersebut akan didistribusikan kepada keluarga besar MPC dan PAC Pemuda Pancasila Kota Padang.

“Registrasi ke MPC itu lebih kurang ada 7.000 anggota Pemuda Pancasila Kota Padang yang terdampak secara ekonomi akibat Covid-19. Jadi insya Allah itu yang akan menerima bantuan dari APEPI Padang nantinya,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Padang, Roy Madea Oka menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan APEPI Kota Padang kepada Keluarga Besar MPC Pemuda Pancasila Kota Padang.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat bagi kami, dan amal ibadah para anggota APEPI Padang bisa diterima di sisi Allah,” tuturnya.

Lebih lanjut Roy mengatakan, Keluarga Besar MPC Pemuda Pancasila Kota Padang hingga saat ini masih proaktif membantu pemerintah kota dengan melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah titik untuk memutus mata rantai dan mempercepat penanganan Covid-19.

“Alhamdulillah sampai hari ini anggota kami masih bekerja melalukan penyemprotan disinfektan hingga ke kelurahan-kelurahan. Ini ikhlas dari hati nurani Pemuda Pancasila demi bangsa dan negara,” tukas Roy. (idr)