90 Persen Pelajar Sudah Divaksin

7
PAPARAN: Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Habibul Fuadi memberikan paparan terkait proses belajar tatap muka di Media Center Balaikota Aiepacah, Rabu (17/11).(IST)

Capaian vaksinasi pelajar SMP di Kota Padang terbilang tinggi. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mencatat capaian vaksinasi mencapai 90 persen. Sisanya 10 persen siswa karena belum diizinkan orangtua, sakit dan belum cukup umur.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Habibul Fuadi saat diseminasi informasi yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Padang di Media Center Balaikota Aiepacah, Rabu (17/11).

“Alhamdulillah, vaksinasi pelajar SMP sangat tinggi. Dari sekitar 37.000 pelajar, tinggal 10 persen lagi yang belum divaksin. Angka vaksinasi itu bergerak terus, karena setiap hari kita melakukan vaksinasi,” tutur Habibul.

Bagi pelajar belum divaksin, Dinas Pendidikan akan terus melakukan edukasi baik terhadap siswa maupun orangtua, sehingga nantinya mereka mau divaksin.

Namun, sebagai konsekuensi bagi mereka yang belum divaksin maka ini tidak dibolehkan untuk belajar secara tatap muka dan dilaksanakan secara daring. “Selagi belum vaksin tidak boleh tatap muka, harus di rumah,” paparnya.

Begitu juga guru, bagi guru yang belum divaksin tidak boleh mengajar dan pembelajaran secara daring. “Artinya lama-kelamaan ketika sekolah full tatap muka maka yang belum vaksin baik siswa atapun guru pasti akan terkendala. Makanya kita mengimbau segeralah divaksin,” ungkap Habibul.

Baca Juga:  Mau "Enak-Enak" di Kos, Sepasang ABG Digerebek Warga!!

Ia menyebut sampai saat ini, proses pembelajaran tatap muka berjalan dengan baik. Pihaknya belum ada menerima laporan adanya klaster Covid-19 di sekolah.

Menurutnya, semua sekolah melaksanakan protokol kesehatan secara ketat. Pengawasan pun dilakukan secara ketat oleh pengawas sekolah yang telah ditunjuk. “Bagi sekolah tentu ingin PBM berjalan dengan aman dan lancar. Protokol kesehatan pasti dijalankan dengan ketat,” ujar Habibul.

Sementara itu, terkait vaksinasi untuk siswa SD, sampai saat ini, pihaknya belum mendapat instruksi dari pemerintah pusat. Kalaupun ada nantinya, Pemko Padang pasti akan segera menindaklanjutinya.

Sementara itu, Rudi, salah seorang pelajar SMP di Kota Padang mengaku mengikuti vaksinasi untuk melindungi diri dari Covid-19 dan juga agar bisa belajar tatap muka di sekolah.

“Untuk bisa belajar tatap muka, syaratnya kan harus divaksin dulu. Makanya saya vaksin, di samping juga agar bisa terhindar dari Covid-19. Orang tua saya juga sudah divaksin,” jelasnya. (eri)