Kapolresta Launching Tim Klewang, Dua Bulan, Ungkap 82 Kasus 3C

74
Kapolresta Padang, AKBP Imran Amir bersama Tim Klewang, kemarin (18/11). (Sy Ridwan-Padang Ekspres)

Kapolresta Padang, AKBP Imran Amir meluncurkan nama baru bagi tim tindak Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang, yakni Klewang. Nama tersebut memiliki filosofi tersendiri bagi pria berdarah Minang tersebut.

Imran mengatakan, pemberian nama Klewang bagi tim yang berada di bawah naungan Kasat Reskrim Kompol Rico Fernanda dan Ipda Ori Friliansyah tersebut tak lain adalah memberikan rasa kebanggaan dan kehormatan bagi anggotanya yang bertugas menangkap para pelaku kejahatan tersebut.

Menurut Imran, Klewang merupakan senjata tradisional Minangkabau, berbentuk seperti parang. Gagang pada Klewang disimbolkan kepada anggota yang bertugas di lapangan. Sementara besi yang berada di luar gagang adalah wadah bagi petugas melakukan penindakan berdasarkan norma dan aturan hukum berlaku. “Senjata ini sering dipakai para dubalang dalam mengusir penjajahan Belanda,” kata Imran usai meluncurkan tim di Aula Patria Tama Polresta Padang, Rabu (18/11).

Sejatinya, kata Imran, keberadaan Tim Klewang sudah ada per 1 September 2020 atau di awal kepemimpinannya sebagai Kapolresta Padang. Namun baru terealisasi pada saat sekarang karena kesibukan dirinya dalam menghadapi berbagai kegiatan.

“Kami melihat kejahatan tindak pidana yaitu 3C (curat, curas, dan curanmor) cukup tinggi pada saat itu dari Januari sampai Agustus 2020. Kapolda sudah titip pesan agar Polresta Padang menjadi pilot project untuk ungkap kasus 3C, minimal mengurangi tindak pidana kejahatan,” katanya.

Baca Juga:  25 Tahanan Dipindahkan, Buntut Keributan di Rutan Kelas IIB Padang

Tujuan lain dari dibentuknya Tim Klewang adalah masyarakat terjamin keamanannya baik di dalam maupun luar rumah. Dalam artian, kepastian hukum bahwa pelaku kejahatan akan ditindak dengan cara yang sesuai norma hukum maupun tindakan tegas terukur.

Kapolresta menyebut, dalam rentang periode September-Oktober 2020, sudah 82 kasus 3C di Kota Padang yang berhasil diungkap. “Jika dirinci dalam sehari kami bisa mengungkap dua hingga tiga kasus,” tuturnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda mengatakan, personel Tim Klewang beranggotakan sebanyak 18 orang. Terdiri dari satu orang kepala unit, dua komandan tim, sembilan petugas tindak dan enam orang penyidik.

Berdasarkan data kependudukan di Kota Padang pada tahun 2019, jumlah penduduk Kota Padang mencapai satu juta jiwa lebih dan memiliki tingkat kriminalitas yang cukup merata di 11 kecamatan.

“Tindak pidana 3C atau kejahatan jalanan merupakan yang paling menonjol,” katanya.
Rico mengatakan, pihaknya juga membuka layanan pengaduan masyarakat terkait kejahatan dan gangguan kamtibmas melalui nomor 0821-3332-3365. “Kami meminta kepada masyarakat agar jangan takut melapor karena kerahasiaan identitas pelapor kami jamin,” tuturnya. (*)