Bamus Himpun Bantuan Sembako untuk Keluarga Yatim dan Piatu di Nagari

bersatu lawan dampak Covid-19. (ilustrasi: Jawapos.com)

Berbagai upaya dilakukan untuk membantu masyarakat yang terdampak ekonominya akibat wabah virus korona (Covid-19). Salah satunya gerakan yang dilakukan Badan Musyawarah (Bamus) Anak Nagari Pauh V, Kota Padang yang menggalang donasi untuk membantu keluarga anak yatim dan piatu.

Bantuan dalam bentuk sembako akan diberikan kepada sekitar 300 keluarga anak yatim dan piatu, di enam kelurahan di Kecamatan Pauh. Pendataan keluarga penerima sudah mulai dimulai sejak Kamis (16/4/2020) lalu.

“Program ini bentuk kepedulian organisasi Anak Nagari Pauh V kepada anak kemenakan yatim dan piatu yang terpapar ekonominya akibat wabah Covid-19. Untuk menjalankan program ini, kami membentuk tim reaksi cepat (TRC),” kata Yusrizal, Ketua Umum Bamus Nagari Pauh V.

Menurut Yusrizal, TRC bertugas mendata calon penerima dan mengumpulkan donasi dari berbagai kalangan masyarakat yang peduli.

“Program ini penting dilakukan mengingat semakin mewabahnya Covid-19 di Kota Padang. Perekonomian masyarakat terkena imbasnya. Ekonomi orang tua dan anak kemenakan kami di sini terdampak,” jelasnya.

Ketua TRC Bamus Pauh V Peduli Nagari Dasrul menjelaskan, mekanisme pendataan calon penerima bantuan sembako program ini berkoordinasi dengan pengurus masjid, mushalla, RT dan RW serta ketua pemuda di tiap wilayah. Data tersebut kemudian diverifikasi TRC.

Calon penerima difokuskan pada keluarga anak yatim berdasarkan KK yang dimiliki, bukan orang perorangan. “Setiap KK nantinya akan mendapatkan paket sembako, terdiri dari beras, minyak goreng, gula dan telur. Pembagiannya diantar langsung ke rumah tiap penerima oleh tim Bamus Pauh V Peduli Nagari,” jelas Dasrul.

Dasrul menambahkan, dana program ini bersumber dari sumbangan donatur lepas, dan anggota Bamus serta para ninik mamak. Pengumpulan donasi dilakukan sejak seminggu lalu.

“Alhamdulillah program ini mendapat respons dan apresiasi dari berbagai elemen masyarakat nagari dan unsur muspika Pauh V. Buktinya baru berjalan 4 hari, sudah terkumpul sekitar Rp 15 juta,” katanya.

TRC masih terus mengumpulkan dana karena dibutuhkan total anggaran sekitar 60 juta. “Jadi hingga awal Ramadhan nanti kami butuh dana Rp 45 juta lagi. Nantinya dana tersebut kami belikan sembako. Pembagian tahap satu direncanakan 23 April,” kata Dasrul yang juga Ketua Harian Bamus Nagari Pauh V ini.

Bendahara TRC Hendri Aji mengimbau masyarakat, baik pribadi maupun perusahaan yang peduli untuk mendukung program ini.

“Warga terdampak di daerah ini butuh bantuan kita, termasuk dari lembaga sosial, politik maupun perusahaan. Bantuan khusus untuk keluarga anak yatim dan piatu,” kata Hendri Aji yang juga Ketua IPSI Pauh ini.(bdi)