IKA Unand Bagi-bagi Sembako di Beberapa Panti Asuhan

Pengurus IKA Unand membagikan sembako salah satunya di Panti Asuhan Amanah Puteri di Subarangpadang. (Foto: IST)

Berbagai cara dilakukan untuk meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19. Salah satunya dilakukan Ikatan Alumni Universitas Andalas (IKA Unand).

Mereka memberikan bantuan sembako kepada beberapa panti asuhan, di antaranya Panti Asuhan Anak Mentawai Al-Falah di Parupuk Tabing dan Panti Asuhan Putri Aisyiyah di Muaro Panjalinan Koto Tangah Padang.

“Bantuan sembako ini merupakan wujud kepedulian alumni Unand kepada yang terdampak korona. Ya seperti mahasiswa maupun mereka yang berada di panti-panti asuhan, seperti saat ini yang kita sampaikan,” ungkap Koordinator IKA Unand Peduli Ilhamsyah Mirman, Rabu (20/5) saat menyerahkan bantuan sembako di Panti Asuhan Anak Mentawai, yang baru-baru ini mendapat musibah kebakaran.

Didampingi pengurus lain, Wirda Nengsih, Ilhamsyah menegaskan nilai bantuan tidak besar, tapi ia berharap bantuan berupa beras, telur, minyak goreng, dan lainnya itu, dapat meringankan beban pengelola panti.

Sementara itu Wirda Nengsih, mengatakan, bantuan yang selama ini disampaikan merupakan hasil donasi dari para alumni, serta para pihak yang percaya kepada IKA Unand untuk menyalurkan bantuan.

“Tentunya ucapan terima kasih disampaikan kepada para donatur, dan mudah-mudahan ini menjadi amal ibadah,” sebut Wirda.

Pengurus dan anak-anak panti yang dibantu tidak lupa pula menyampaikan terima kasih kepada IKA Unand. Di Panti Asuhan Anak Mentawai Al-Falah ada 40 anak, sementara di Panti Asuhan Putri Aisyiyah Muaro Panjalinan Kototangah ada 37 orang.

“Terima kasih Pak, Buk. Atas bantuan sembakonya, yang sangat dibutuhkan anak-anak,” ungkap Sekretaris Panti Asuhan Aisyiyah Muaro Panjalinan Kototangah, Zulmi Hamidah.

Selain panti asuhan yang dua tadi, tim IKA Unand Peduli yang diwakili Mona Sisca, Patra Rina Dewi dan Ridwan, juga memberikan bantuan ke Panti dan Rumah Tafidz Jasmin Nabila Inayah di Ulakkarang, Panti Asuhan Anak Mentawai Syafri Moeas di Ulugaduik dan Panti Asuhan Amanah Puteri di Subarangpadang. (*)