Puluhan Juta PAD Padang Hilang

32
Kawasan Pantai Padang adalah salah satu kawasan wisata yang ditutup selama libur Lebaran lalu. (net)

Pemko Padang kehilangan pendapatan asli daerah (PAD) puluhan juta rupiah selama tiga hari penutupan destinasi wisata pada libur Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah, mulai Jumat (14/5) hingga Minggu (16/5).

“Diperkirakan Rp 20 juta lebih kita kehilangan PAD selama destinasi wisata ditutup pada libur Lebaran,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Arfian kepada Padang Ekspres, kemarin (19/5).

Dia merinci, untuk destinasi wisata Gunung Padang, nilai PAD yang hilang selama libur lebaran sekitar Rp 3 juta. Pasalnya, rata-rata angka kunjungan wisatawan per hari ke destinasi wisata itu 100 orang dengan PAD yang diterima sebesar Rp 1 juta.

Sementara untuk destinasi wisata Pantai Airmanis, nilai PAD yang hilang selama libur Lebaran lebih besar. Merujuk pada angka rata-rata PAD yang diterima per hari dari destinasi wisata berciri khas Batu Malin Kundang itu sebesar Rp 6 juta.

“Jika ditutup selama tiga hari berarti Rp 18 juta. Itu di hari biasa, kalau libur Lebaran PAD dari Pantai Airmanis ini angkanya lebih besar karena tingkat kunjungan wisatawan pada libur Lebaran itu berada pada puncaknya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pemberkasan Kasus Dugaan Pemukulan Anggota Brimob Dikebut

“Jadi, Rp 20 juta lebih kita kehilangan PAD dan angka ini cukup besar bagi pemasukan PAD kita pada tahun 2021 terlebih situasi saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19,” sambung Arfian.

Namun, sambung pria yang juga menjabat Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang ini, angka tersebut belum termasuk kehilangan pendapatan masyarakat.

“Para pedagang di destinasi wisata yang ditutup itu otomatis juga kehilangan pendapatan selama destinasi wisata ditutup pada libur lebaran kemarin. Diperkirakan angkanya jauh lebih besar dibanding angka kehilangan PAD kita,” sebutnya.

Menyikapi kehilangan PAD selama libur Lebaran ini, Arfian menyampaikan, Dinas Pariwisata Kota Padang bakal memperbanyak penyelenggaraan iven pariwisata di tahun ini jika perkembangan Covid-19 sudah mulai melandai.

“Salah satu iven yang telah diagendakan itu seperti Pameran Bonsai dan Lomba Burung Berkicau. Iven pariwisata ini akan kita gelar di destinasi wisata Pantai Airmanis sehingga bisa menjadi daya tarik wisatawan. Namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujar Arfian. (i)