Jalan Rusak Ditanami Pisang, Warga Minta Segera Diperbaiki

54
Seorang warga menanam pisang di lubang jalan di kawasan Sawahlaing, Kelurahan Gunungsarik Kecamatan Kuranji, kemarin. (IST)

Kesal jalan rusak tak kunjung diperbaiki, warga Sawahlaing, Kelurahan Gunungsarik Kecamatan Kuranji menanam pisang di lubang jalan tersebut. Aksi warga terdiri dari pemuda, ibu-ibu dan bapak-bapak itu sempat memacetkan jalan dan terganggunya akses lalu lintas dari simpang Balaibaru ke simpang Lapaubanjuang, Gunungsarik selama dua jam siang kemarin.

Menurut Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Gunungsarik, Indra Mairizal, kondisi jalan rusak tersebut sudah lama disampaikan ke pihak berwenang, namun tak kunjung direspons.

“ Jalan ini sudah lama rusak, lebih setahun, sekarang kondisinya sangat memprihatinkan. Kalau cuaca panas debu beterbangan ke rumah-rumah warga dan warung-warung di pinggir jalan. Kalau hujan seperti sekarang, lubang jalan digenangi air sehingga rata dengan jalan. Pengendara yang lewat sulit mendeteksi mana lubang jalan. Kondisi ini tentu sangat membahayakan pengendara yang melintas. Kalau tak hati-hati bisa saja terjatuh dan terperosok ke lubang jalan,” ujar Indra Mairizal kepada Padang Ekspres, kemarin.

Ia menambahkan, kondisi jalan yang rusak tersebut sangat membahayakan pengendara di malam hari. Karena gelap kerap tak terlihat lubang jalan. Indra Mairizal mengatakan, jalan rusak sepanjang kurang lebih 1 kilometer tersebut disebabkan lalu lalang truk pengangkut tanah clay di bukit Gunungsarik. Menurut dia, pihak penambang clay dulu memang pernah memperbaiki jalan tersebut, namun kini rusak lagi.

Baca Juga:  Bangun Workshop Alat Berat, BPVP Padang Gelar FGD Pertambangan

Dia menyebut, karena tambang tersebut legal dan membayar pajak ke pemerintah daerah, mestinya Pemko Padang juga bertanggungjawab memperbaiki jalan tersebut.
Setelah hampir dua pisang ditanam di jalan, kata Indra Mairizal, pihak Pemko Padang, camat Kuranji, lurah Gunungsarik, kapolsek dan unsur lainnya pun turun ke lokasi.

Setelah berdiolog dan masyarakat menyampaikan aspirasinya, disepakati jalan tersebut akan diperbaiki pihak penambang clay. “Rencananya besok (hari ini, red), akan dilakukan penimbunan jalan berlubang tersebut. Mudah-mudahan segera terlaksana,” harapnya.

Pantauan Padang Ekspres, beberapa titik kerusakannya cukup parah. Banyak lubang menghiasi jalan. Sebagian tak terlihat lagi aspal jalan. Aspal jalan sudah banyak terkelupas. Debu-debu jalan membuat tanaman dan rumah serta warung di sepanjang jalan dilapisi debu. (i)