Terminal Anakaie Dilengkapi Mesin Tiket

Pembangunan Terminal Anakaie telah rampung. Direncanakan terminal tipe A ini akan beroperasi pada Lebaran Idul Fitri. (IST)

Pembangunan Terminal Anakaie di Kelurahan Batipuhpanjang, Kecamatan Kototangah, Kota Padang telah rampung. Terminal Tipe A ini ditargetkan mulai beroperasi saat Lebaran Idul Fitri 2021.

Hal tersebut disampaikan Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Ditjen Hubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI Wilayah III Sumbar, Deny Kusdyana kepada Padang Ekspres, kemarin (20/1).

“Untuk kegiatan pembangunan fisik, sesuai kontrak, telah selesai Desember 2020 lalu. Saat ini sedang dalam finishing atau pembersihan-pembersihan di lingkungan sekitar oleh pelaksana. Jadi sedang dibersihkan dan dirapikan,” katanya.

Dia menambahkan, hingga saat ini pihaknya telah menyiapkan dan membentuk satuan pelayanan (satpel) yang akan ditempatkan di terminal berkonsep modern tersebut. Selain itu, juga telah berkoordinasi dengan Kemenhub RI untuk pengadaan sarana prasarana penunjang.

Seperti mobiler, kursi dan perlengkapan-perlengkapan untuk semua kebutuhan, baik untuk operator maupun penumpang. Termasuk rambu-rambu dan sarana prasarana untuk sistem ticketing.

“Untuk ticketing, kita ingin di terminal ini berbeda dengan terminal lainnya. Kita harapkan sebagai simpul, sama dengan bandara. Artinya, tidak perlu ada agen di situ, cuma cukup dengan kemudahan dengan gadget masing-masing,” terangnya.

Deny menyatakan pihaknya telah menyediakan alat Ticket Vending Machine (TVM) atau mesin tiket. Alat tersebut sudah sampai di Terminal Anakaie, dalam waktu dekat akan dilakukan pemasangan dan sosialisasi.

Selanjutnya pada Februari mendatang, sambungnya, BPTD Wilayah III Sumbar akan mengundang tenant atau penyewa, yang akan berjualan di Terminal Anakaie. Ini dibuka untuk usaha kecil mikro menengah (UMKM) semua produk.

Baca Juga:  Urus IMB Kini Bisa lewat Online, Begini Caranya!

“Diharapkan itu beranekaragam, bukan hanya makanan atau minuman yang instan saja. Tapi bermacam-macam produk ciri khas Sumbar, bisa muncul di situ. Kemudian kebutuhan-kebutuhan perjalanan juga bisa tersedia di sana secara komplit,” paparnya.

Deny menyampaikan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan stakeholders, pelaku UMKM, dan pelaku ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Padang agar bersedia menyediakan tempat nongkrong seperti kafe dan pengelolaan berbagai kegiatan anak muda.
Sementara Kemenhub RI juga sedang berupaya menggaet perusahaan yang berminat untuk mengelola Terminal Anakaie.

“Jadi untuk pengelolaan aset nanti seperti tenant, kebersihan, keamanan, iven-iven, itu kita serahkan kepada pihak ketiga. Biar lebih fokus dalam rangka ingin berbeda sehingga terminal itu aman, nyaman, dan tertib,” ujarnya.

Sedangkan untuk pengelolaan operasional bus seperti kelaikan, kedatangan, keberangkatan bis dilakukan oleh satuan pelayanan. “Sementara kita di BPTD melakukan pengawasan. Jadi nanti kita akan menunjuk koordinator satuan pelayanan,” sambung Deny.

Lebih lanjut Deny mengungkap, Terminal Anakaie ditargetkan mulai beroperasi saat Lebaran Idul Fitri mendatang. Menurutnya saat Lebaran Idul Fitri tersebut, momen yang tepat untuk mengoperasikan pelayanan transportasi di Terminal Anakaie.

“Terminal Anakaie merupakan terminal tipe A, untuk pergerakan antar kota antar provinsi. Kategorinya A1, nah untuk kapasitasnya di atas 50 kendaraan per hari. Diharapkan Terminal Anakaie bisa menjadi alternatif moda transportasi bagi masyarakat Sumbar, khususnya Kota Padang. Selain itu juga pembangkit ekonomi, UMKM bisa berpartisipasi, dan masyarakat bisa terbantu,” pungkas Deny. (i)

Previous articleBubarkan Pesta Tegakkan Perda AKB
Next articleMinimalisir Pemakaian Pupuk Kimia