Hari Pertama Operasi Patuh Singgalang, Puluhan Pengendara Ditilang

12
TERJARING RAZIA: Salah seorang pengendara terjaring razia dan ditilang karena melanggar Operasi Patuh Singgalang 2021, Senin (20/9).(IST)

Puluhan surat tilang diberikan kepada pengendara yang melanggar aturan lalu lintas pada hari pertama Operasi Patuh Singgalang 2021, Senin (20/9).

Kasat Lantas Polresta Padang AKP Alfin mengatakan, dalam pelaksanaan penindakan di hari pertama Operasi Patuh Singgalang ini pihaknya menerapkan pola hunting system yang bersifat insidentil.

“Hari pertama ini kami menemukan ada puluhan pengendara yang melanggar aturan dan berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan. Kemudian pengguna yang melawan arus dan pengendara di bawah umur dan kelebihan muatan,” katanya.

Namun demikian, dia menegaskan bahwa penindakan hukum yang dilakukan dalam Operasi Patuh Singgalang mengedepankan upaya persuasif dan humanis. Selain itu, juga menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan mengimbau pengendara untuk patuh prokes.

“Bagi pengendara yang tidak pakai masker, kita berikan masker. Kita akan berikan edukasi kepada mereka sehingga menimbulkan kepatuhan prokes bagi dirinya sendiri,” ujarnya.

Lebih lanjut Alfin menyebut, puluhan pengendara yang terjaring tersebut diberikan sanksi tegas berupa surat tilang. Sementara, untuk pelanggar prokes pihaknya hanya mengimbau dan membagikan masker.

Baca Juga:  Warga Pasie Nantigo Temukan Tengkorak Manusia

“Ke depan, untuk kepatuhan prokes juga diberlakukan sanksi. Untuk itu kita akan berkoordinasi dengan Satpol PP Padang. Kemudian kita juga akan melakukan razia gabungan bersama pihak terkait lainnya,” tegas Alfin.

Untuk diketahui, Operasi Patuh Singgalang 2021 akan diberlakukan hingga Minggu (3/10). Dengan empat sasaran, di antaranya segala bentuk kegiatan masyarakat yang berpotensi menyebabkan cluster baru Covid-19, masyarakat yang tidak disiplin dalam berlalu lintas.

Kemudian, masyarakat yang tidak patuh akan prokes, serta lokasi rawan, pelanggaran, kecelakaan lalu lintas dan rawan kerumunan. Untuk itu, masyarakat Kota Padang diimbau untuk tetap mengikuti aturan serta melengkapi surat-surat saat berkendara. (idr)