Doorr! Pencuri HP Tersungkur

Kanit Opsnal Satreskrim Polresta Padang Ipda Deni saat membawa pelaku ke Polresta Padang. (IST)

Satreskrim Polresta Padang terpaksa mengadiahkan dua timah panas kepada pelaku pencurian HP yang ditangkap di Jalan Rasuna Said, Senin (20/4) sekitar pukul 01.00.

Informasi yang diterima Padang Ekspres, pelaku berinsial MA, 26. Warga Kuranji ini merupakan napi baru keluar penjara lewat program asimilasi di Lapas Muaro Padang.

Pelaku ditangkap karena adanya laporan dari korban dimana HP miliknya dicuri oleh pelaku pada Rabu (15/4) sekira pukul 12.30.

Berkat adanya rekaman CCTV dan juga hasil penyelidikan dari polisi, pelaku berhasil ditangkap. Ketika pelaku akan dibawa, pelaku kabur dan melawan petugas. Dua timah panas polisi langsung bersarang di kaki pelaku.

“Setelah menjalani pemeriksaan, pelaku ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan,” kata Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Try Himawan, kemarin.

Dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan 10 unit HP berbagai merek yang diduga hasil dari pencurian. “Karena mencoba melawan petugas kita langsung melakukan tindakan tegas terarah menembak kakinya,” ujar Kapolresta.

Pelaku merupakan merupakan napi baru keluar penjara lewat program asimilasi di Lapas Muaro Padang. Dalam dua bulan ini sudah dua orang pelaku yang baru keluar dari dalam penjara ditangkap kembali karena melakukan pencurian.

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda mengatakan saat penangkapan pelaku, polisi berpura-pura menjadi pembeli yang akan membeli HP dan sepakat bertemu di lokasi penangkapan.

Awalnya tersangka tidak mau untuk bertemu, namun setelah dibujuk oleh polisi wanita ia akhirnya setuju untuk bertemu.
Ketika hendak diringkus polisi, pelaku yang sedang melakukan transaksi langsung berusaha melarikan diri. Namun pelariannya dihentikan oleh timah panas yang bersarang di bagian kaki.

Kasus pencurian itu dilakukan pelaku di sebuah toko yang berlokasi di lantai II Plaza Andalas. Pelaku menjalankan askinya dengan cara mengintai terlebih dahulu situasi toko, lalu bersembunyi di balik mesin generator set (genset).

“Ketika toko tutup tersangka langsung membuka paksa kunci pintu, lalu mengambil puluhan unit HP. Hanya saja, perbuatan pelaku terekam oleh CCTV yang berada di lokasi kejadian, dan polisi langsung melakukan penangkapan.

Sementara itu pelaku mengakui perbuatannya dan mengklaim telah mengambil 20 unit lebih HP dalam aksi itu. (*)