Padang Tertinggi Kasus Positif Covid-19, Terbanyak dari klaster Pasar Raya

Ilustrasi

Angka kasus positif virus korona (Covid-19) di Kota Padang terus menunjukkan tren peningkatan. Hingga kemarin (21/4), total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 50 orang, bertambah dua kasus, dari sehari sebelumnya Senin (20/4) berjumlah 48 orang. Satu dari dua penambahan pasien baru positif Covid-19 tersebut, berasal dari klaster Pasar Raya Padang.

Berdasarkan daftar kasus provinsi di website resmi informasi perkembangan kasus Covid-19 di Sumbar www.corona.sumbarprov.go.id, Kota Padang merupakan tertinggi angka kasus positif Covid-19 di Sumbar, diikuti Kabupaten Pesisir Selatan dengan 8 angka kasus positif, dan Kota Bukittinggi sebanyak 6 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Ferimulyani kepada Padang Ekspres membenarkan penambahan dua orang pasien baru positif Covid-19 di Kota Padang tersebut. “Iya hari ini (kemarin, red) bertambah dua orang pasien positif, totalnya menjadi 50. Kalau saya tidak salah, keduanya merupakan warga Kecamatan Lubeg dan Padang Timur,” katanya.

Dia menambahkan, satu dari dua pasien baru positif itu terpapar dari pasien positif Covid-19. Sementara satu lainnya, pihak Dinkes Kota Padang masih melakukan upaya tracing atau penelusuran. “Kini pasien itu satu di karantina dan satu lagi di rawat di rumah sakit yang menangani Covid-19,” imbuhnya.

Feri menyebutkan, satu dari pasien baru positif Covid-19 itu berasal dari klaster atau penularan dari kasus positif di Pasar Raya Padang. “Jumlah pasien positif yang berasal dari klaster Pasar Raya Padang menjadi 18 orang. Memang yang paling banyak itu dari klaster Pasar Raya ini. Untuk itu, kami saat ini masih melakukan upaya tracing,” tukasnya.

Hasil penelusuran data di situs resmi Dinkes Kota Padang dinkes.padang.go.id, per Selasa (21/4), kasus positif Covid-19 di Kota Padang tersebar di sembilan kecamatan. Antara lain Kecamatan Padang Barat, Padang Utara, Padang Timur, Kototangah, Pauh, Kuranji, Lubukbegalung, Padang Selatan dan Kecamatan Lubukkilangan.

Dari total 50 kasus positif Covid-19 tersebut, Kecamatan Padang Timur merupakan kecamatan dengan angka kasus tertinggi sebanyak 16 kasus disusul Kecamatan Lubeg dengan 9 kasus dan Kototangah 8 kasus.

Sementara itu, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 76, Orang Dalam Pengawasan (ODP) 51, Orang Tanpa Gejala (OTG) 480 orang, dan pelaku perjalanan dari negara atau wilayah terjangkit dan dengan transmisi lokal (PPT) berjumlah 2913 orang.

Pasien meninggal dunia sebanyak 7 orang, negatif 15 orang, menunggu hasil sebanyak 7 orang, dan pasien sembuh bertambah 1 orang menjadi 9 orang dari sebelumnya 8 orang. (i)