Pencuri Motor Lintas Provinsi Dibekuk

Ketiga pelaku curnamor saat dibekuk oleh Unit Opsnal Polsek Nanggalo. (IST)

Komplotan curamor antar provinsi yang telah melakukan aksinya di 30 TKP berbeda di wilayah hukum Polresta Padang berhasil dibekuk Unit Opsnal Polsek Nanggalo.

Kapolsek Nanggalo AKP Sosmedya kepada Padang Ekspres kemarin (21/4) mengatakan, ketiga pelaku ini ditangkap dalam dua waktu yang berbeda.

Penangkapan pertama dilakukan terhadap pelaku berinisial HE, 37, yang diamankan di rumahnya di kawasan Dadok Tunggul Hitam pada Kamis (16/4).

“Dari keterangan pelaku dilakukan pengembangan dan diketahui dua rekan lainnya yang berinisial WA, 20 dan AM, 23. Berselang tiga hari, tepatnya Minggu (19/4) dinihari, pelaku WA warga Kelurahan Kuraopagang, Kecamatan Nanggalo berhasil diciduk di kawasan Sawahliek, Kecamatan Nanggalo, setelah adanya informasi dari masyarakat yang melihat keberadaan pelaku. Saat ditangkap, pelaku ini sempat melakukan perlawanan dengan berteriak untuk mencari perhatian massa,” ujar Kapolsek.

Dia mengatakan, pelaku merupakan residivis kasus yang sama. Setelah dikembangkan, polisi juga menangkap rekannya AM, yang saat itu tengah berada di rumahnya, kawasan Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah.

Menurut Kapolsek, penangkapan tiga komplotan pelaku curanmor ini berdasarkan laporan nomor LP/14/K/I/2020/Sektor Nanggalo tanggal 10 Januari 2020. “Modus yang digunakan pelaku adalah mencuri motor yang tengah terparkir di halaman rumah dan kos-kosan dengan menggunakan kunci letter T, pelaku merupakan komplotan curanmor antar provinsi,” jelasnya.

Dari hasil interogasi polisi, ketiganya mengakui telah beraksi sebanyak 30 kali di tempat kejadian perkara yang berada di wilayah hukum Polresta Padang. Barang hasil curian ada yang dilepas melalui jualan online atau pun transaksi langsung. “Barang hasil curian rata-rata dijual ke Kabupaten Kerinci, Jambi, baik melalui online maupun transaksi langsung,” ujarnya.

Saat ini, ketiganya sudah meringkuk di sel tahanan Mapolsek Nanggalo. Polisi juga menyita barang bukti berupa satu unit kunci letter T. “Kami masih mencari barang bukti sepeda motor yang telah berhasil dijual oleh para pelaku ini,” pungkasnya. (*)