Sejumlah SD Sepi Peminat! Daya Tampung 28, Pelamar Hanya 4 Orang!!

26
Ilustrasi.(NET)

Hari terakhir pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahap I di Kota Padang, Dinas Pendidikan Kota Padang menyebutkan masih ada beberapa sekolah yang sepi peminat disebabkan oleh berbagai faktor.

Seperti yang dapat dilihat pada laman web diknaspadang.id, pada data sekolah tercantum jumlah peminat sekolah yang tersebar di Kota Padang. Beberapa sekolah masih ada peminatnya yang rendah.

Seperti SDN 15 Belakangpondok hanya 4 orang peminat dari daya tampung 28 orang, SDN 18 Anduring peminat Cuma 6 orang sementara daya tampung 27 orang.

SDN 18 Kapalokoto peminat 6 orang daya tampung 28 orang, SDN 08 Kampungpondok dengan 7 orang peminat daya tampung 28 orang, SDN 09 Berok jumlah peminat 8 orang dari 26 daya tampung.

Menyikapi hal tersebut, Kepala UPTD Dapodik IT Disdikbud Kota Padang Tressy Yulinda kepada Padang Ekspres mengatakan, akan dilaksanakan pendaftaran tahap II untuk pemenuhan daya tampung pada 26 hingga 28 Juni 2022.

Dengan pemenuhan daya tampung ini, tentu sekolah-sekolah yang sebelumnya sepi peminat dapat terpenuhi daya tampungnya.

“Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab kurangnya peminat beberapa sekolah. Mulai dari letaknya yang terpencil, lokasi yang jarang penduduk dan lainnya. Misalnya gudang saja yang ada di sana,” ujar Tressy, Senin (21/6).

Selanjutnya, pendaftaran diserahkan langsung kepada anak tersebut. Kata Tressy, umpamanya terdapat 5 sekolah yang menjadi zonasi siswa tersebut, namun calon peserta didik tidak mendaftar pada satu sekolah, hal tersebut tidak menjadi masalah.

“Misalnya ada SD 01, 02, 03, 04, 05, namun calon peserta didik tersebut tidak mendaftar di SD 01 maka itu tidak masalah. Atau dari 3 pilihan tersebut ada 1 sekolah yang dipilih hal itu juga diperbolehkan.

Baca Juga:  Ternyata Ini Alasan Guru Mark Up Nilai Siswa: Kesepakatan Ortu Siswa!

“Apabila nanti dibatasi, maka akan ada penyesalan-penyesalan atau keluhan lantaran anaknya bisa masuk ke sekolah ini namun tidak dapat masuk karena dibatasi zonanya,” terangnya lagi.

Selanjutnya, pemerataan jumlah peserta didik sesuai dengan daya tampung akan dilakukan pada pendaftaran tahap II. Di mana sekolah yang saat itu sepi peminat dapat diratakan sesuai daya tampungnya.

Pendaftaran peserta didik baru akan ditutup pada pukul 24.00. Setelah itu tidak bisa mendaftar lagi, sebab tanggal yang telah ditentukan oleh sistem.

“Kalau sistem tentu sudah sesuai jadwal, sudah ada jadwalnya. Tak bisa dilakukan penerimaan lagi apabila telah melebihi tanggal yang telah ditentukan. Sesuai yang telah dibicarakan jauh-jauh hari,” ungkapnya.

Semenjak Mei lalu sudah diumumkan kepada masyarakat agar dapat mendaftar sesuai jadwal yang telah ditentukan. Mulai di sosial media hingga pengumuman secara langsung ke sekolah-sekolah.

Dia mencontohkan, kemarin ada yang melapor ke Dinas Pendidikan ada yang masih di Pesisir Selatan dan tidak dapat melakukan pendaftaran kemarin. Maka tentu tidak bisa lantaran telah diatur oleh sistem.

“Untuk anak yang sudah tidak bisa lagi mendaftar maka hal itu tidak bisa dilakukan lagi. Salah satu caranya adalah dengan mengambil sekolah paket. Apabila umur anaknya telah melebihi tahun depan,” jelasnya. (cr5)