Berdayakan Masyarakat Desa Guo, Unand Lepas Ikan Koi dan Garing

40

Guna mendukung pengembangan objek wisata sekaligus pemberdayaan masyarakat di Desa Guo, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, tim dosen Unand lewat program berkelanjutan membantu nagari membangun Sungai Guo melakukan pelepasan ikan. Ikan jenis garing dan koi itu bukan hanya dilepas di Sungai Guo, namun juga kolam milik masyarakat.

”Ikan koi yang dibudidayakan dapat menambah variasi ikan di Sungai Guo, sekaligus membantu masyarakat dengan memanfaatkan hasilnya. Serta, lewat budidaya ikan berwarna ini bisa menambah daya tarik wisatawan. Sehingga, meningkatkan pendapatan masyarakat dengan kunjungan wisatawan yang datang,” ujar Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Unand, Dr Nurhamidah ST MT MEngSc di Padang.

Program pengabdian ini dihadiri Mikrizal ST selaku Ketua KPS (Kelompok Peduli Sungai) Guo, masyarakat dan beberapa dosen dan mahasiswa Jurusan Teknik Sipil. Ke semua unsur ini secara bersama-sama melakukan pelepasan ikan di Sungai Guo dan kolam ikan masyarakat setempat. Pengabdian masyarakat ini menggunakan skim program kemitraan masyarakat membantu nagari membangun.

”Kita menyerahkan bantuan kepada masyarakat berupa 250 ikan hias dewasa berwarna (mas koi) dan melaksanakan pelepasan ikan ke Sungai Guo, sehingga dapat menjadi alternatif objek wisata air (snorkling),” ujar Nurhamidah didampingi anggota tim, Reri Afrianita ST MT, Rina Sari SP MSi, Ir Ahmad Junaidi MT MEngSc, Masril Syukur MSc, Rudy Ferial MT.

Baca Juga:  SMAK Padang Penghasil SDM Industri Mumpuni

Lalu mahasiswa, Fathir Hidayah, Anisa Salsabila M, Nisa Alkarni, Desry Fitria Marliana, Hadyan Al Khairi, Hafich Ghifari, Aolanda Perdana Putri, dan Fadhillah Sulthani.
Selain ikan koi, menurut Nurhamidah, pihaknya juga menyerahkan bantuan ikan jenis garing.

Ikan-ikan ini diperoleh dengan mengajukan proposal kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar. Pihaknya berharap, lewat program ini masyarakat bisa memanfaatkan Sungai Guo sebagai tempat budidaya ikan garing maupun koi.

”Kita juga ingin menjaga kelestarian saluran irigasi dan Sungai Guo, serta mencegah masyarakat untuk membuang sampah sembarangan ke saluran tersebut setelah adanya budidaya ikan garing dan ikan mas koi. Dengan begitu, wisatawan semakin banyak berkunjung ke sini yang diyakni bisa meningkatkan mata pencarian dan pendapatan masyarakat,” ujar dia.

Ketua Kelompok Peduli Sungai Mikrizal ST sebagai perwakilan masyarakat Desa Guo menyabut baik program yang digulirkan tim dosen Unand yang difasilitasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unand itu. ”Kita tentu berharap apa yang sudah digagas tim Unand ini, memberi manfaat kepada masyarakat,” harap Mikrizal. (rdo)