Dikemas dengan Nasi Bungkus, Sabu Ditemukan di Parkiran Rutan

11
Petugas Rutan Anakaie Padang memeriksa kantong kresek hitam yang berisi satu paket diduga narkoba jenis sabu dan tujuh buah pipet kecil. (IST)

Satu paket diduga narkoba jenis sabu lengkap dengan tujuh pipet ditemukan dalam nasi bungkus yang dikemas dalam kantong kresek hitam oleh petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Anakaie Padang.

Barang haram tersebut ditemukan petugas di sekitar area parkir, kemarin (22/4) sekitar pukul 12.30. Namun tidak diketahui siapa yang menaruh barang itu dan akan dikirimkan ke mana.

Kepala Rutan Anakaie Padang Muhamad Mehdi mengatakan, sabu tersebut ditemukan saat petugas melakukan pemeriksaan ke seluruh area rutan yang rutin dilakukan setiap hari.
“Pada saat pemeriksaan itu, sekitar pukul 12.30, petugas kami menemukan satu kantong kresek hitam yang mencurigakan di dekat parkiran yang lokasinya di dekat tembok luar,” katanya.

Setelah dibuka dan diperiksa, kantong kresek hitam itu berisi nasi bungkus yang kelihatannya telah bermalam. Sementara, di dalam nasi bungkus tersebut ada bungkus rokok. “Di dalam bungkus rokok ditemukan ada tujuh pipet kecil dan satu bungkus diduga narkoba jenis sabu,” katanya.

Meski begitu, pihaknya belum tahu detail pastinya seperti apa. “Yang jelas pada saat kami temukan memang kondisi barangnya seperti itu. Dan siapa yang menaruh barangnya di situ, akan dibawa ke mana, belum ada informasinya,” sambung Mehdi.

Baca Juga:  Ditanya Marah. Pengemis Wanita di Kota Padang Ini Eksploitasi Balita

Usai menemukan barang haram itu, pihaknya melapor ke Kanwil Kemenkumham Sumbar dan segera melakukan koordinasi dengan pihak Polsek Kototangah. “Jajaran Polsek Kototangah sudah datang tadi (kemarin, red) dan langsung kami serahterimakan barang bukti tersebut kepada pihak Polsek Kototangah,” ujarnya.

Lebih lanjut Mehdi menyampaikan, untuk mencegah terjadinya pengiriman narkoba ke dalam Rutan, pihaknya terus meningkatkan pengawasan dan menambah jumlah petugas pemeriksaan penitipan barang. “Sekaligus mungkin kami akan terus memberikan komitmen kepada petugas dan seluruh warga binaan agar terus perang melawan narkoba,” tegas Mehdi. (i/err)

Previous article39 Praja Terkonfirmasi Positif Covid-19
Next articleDesa Kampung Apar Wakili TP PKK Pariaman ke Tingkat Provinsi