Dinas Pertanian Gelar Kontes Durian, Cari Varietas Buah Durian Baru

14
KONTES DURIAN: Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syahrial Kamat menyerahkan hadiah kepada pemenang kontes durian.(IST)

Dinas Pertanian Kota Padang bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unand menggelar kontes durian bagi petani durian di Batubusuak, Kelurahan Lambungbukik, Kecamatan Pauh, Sabtu (21/8).

Penyelenggaraan kontes durian tersebut bertujuan untuk mencari varietas buah durian baru dan terbaik di Kota Padang yang nantinya akan dijadikan pohon induk untuk dikembangbiakkan di Kota Padang.

Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syahrial Kamat kepada Padang Ekspres, kemarin (22/8) mengatakan, kegiatan kontes durian sendiri merupakan inisiatif dari mahasiswa KKN Unand yang melakukan praktiknya di kawasan Batubusuak.

Dinas Pertanian dalam kontes durian tersebut memfasilitasi penyelenggaraan dan ikut memberikan dukungan agar para petani durian di Kota Padang termotivasi untuk menghasilkan buah durian yang berkualitas dan menjadi ikon Kota Padang.

Ia menambahkan, kontes durian di Batubusuak diikuti petani buah durian yang berasal dari 3 kecamatan yakni Kecamatan Pauh, Lubukkilangan (Luki), dan Kecamatan Bungus Teluk Kabung (Bungtekab).

“Sebenarnya kontes ini skalanya untuk Kota Padang, namun karena saat ini sudah habis masa panen buah maka peserta kontes hanya diikuti dari 3 kecamatan saja,” kata Syahrial.

Durian-durian yang dilombakan pada kontes tersebut dinilai oleh petugas dari Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika (Balitbu) Solok. Petani yang berhasil menjuarai kontes durian tersebut adalah petani yang berasal dari Kecamatan Pauh.

Baca Juga:  Andre Rosiade Bantu Istri Penjual Roti Bakar yang Terkena Kanker Payudara

Syahrial mengungkapkan, kerja sama dengan Balitbu Solok bertujuan untuk mencari buah durian unggul di Kota Padang, sehingga nantinya akan dijadikan pohon induk dan diperbanyak sehingga hasil dari pohon induk itu akan diperkenalkan sebagai varietas buah durian baru.

“Nah iven atau kontes ini nantinya akan dijadikan iven tahunan di Kota Padang untuk memotivasi para petani durian agar menghasilkan buah durian yang unggul dan berkualitas,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan areal kebun durian yang paling banyak ditemukan di Kota Padang berada di Kecamatan Kototangah, Bungtekab, dan Pauh dibuktikan dengan banyak petani-petani yang membuka lahan baru untuk ditanami pohon durian.

“Di 3 kecamatan itu, banyak petani yang mencoba menanam pohon durian jenis musang king. Kami pun dari Dinas Pertanian sudah melakukan dukungan dalam rangka mengembangkan produksi,” jelasnya.

Sementara itu, potensi buah durian di Kota Padang sangat tinggi dan menjanjikan. Syahrial menyebutkan, buah durian yang dimiliki oleh Kota Padang khas dan berbeda dari daerah lainnya.

Namun kendala yang saat ini dihadapi adalah banyaknya pohon durian yang telah ditanam dalam waktu yang lama tidak memiliki varietas yang murni sehingga ke depan akan diperbaiki dengan cara mencari varietas buah durian terbaik. (adt)