Tertidur Lelap saat Rumah Terbakar, Nenek Tewas Terpanggang

Petugas pemadam kebakaran Kota Padang berjibaku memadamkan api yang membakar satu unit rumah di Lubeg, Rabu malam (21/10). (IST)

Nasib nahas menimpa seorang nenek berumur 90 tahun. Dia tewas setelah terjebak di dalam rumahnya yang terbakar Rabu (21/10) sekitar pukul 23.00 di Jalan Dalam Gadung No 64 A RT 002 RW 008, Kelurahan Lubukbegalung Kecamatan Lubukbegalung.

Informasi yang diterima Padang Ekspres, korban bernama Siti Kadijah. Saat peristiwa kebakaran itu terjadi, korban tengah tidur lelap dan tidak menyadari api membakar rumahnya sehingga tidak bisa keluar menyelamatkan diri.

Diketahui, korban sedang sendirian di rumah, sementara anaknya sedang tidak berada di rumah. Melihat api sudah mulai membesar warga pun beramai-ramai memadamkan api dengan alat seadanya.

Barulah beberapa menit kemudian, 4 mobil pemadam kebakaran datang untuk memadamkan api, namun sayang pemilik rumah hangus terbakar karena tidak bisa menyelamatkan diri.

Wandi, 33, warga sekitar mengatakan, ia bersama warga mencoba untuk memadamkan api dengan alat seadanya. Sedangkan warga lainnya melaporkan peristiwa itu ke Polsek Lubeg dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.

Salah seorang anak korban, Laili, 60, kepada pihak kepolisian mengatakan, saat itu dia lagi menjaga SMAN 4. Setelah mendapat kabar kebakaran itu, iapun langsung berlari ke rumah orangtuanya. “Sampai di lokasi, saya lihat rumah masih dalam keadaan terbakar,” ujarnya.

Kepala Seksi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Syahrul, mengatakan dalam peristiwa kebakaran itu, terdapat satu korban jiwa yang terjebak di dalam rumahnya ketika kebakaran terjadi.

Baca Juga:  Andre Rosiade Balanjuang Gulai Kambing dengan Jamaah Surau Rumbio

Korban yang meninggal merupakan pemilik rumah yang terbakar. Saat kebakaran terjadi, dirinya berada di dalam rumah seorang diri. “Korban saat itu sedang sendirian di rumah. Kami temukan meninggal di tempat tidurnya setelah saat proses pemadaman dilakukan,” jelasnya.

Syahrul mengungkapkan, jenazah korban setelah dievakuasi oleh petugas PMI langsung dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan selanjutnya. Proses pemadaman api sampai pendinginan di rumah yang terbakar berlangsung sekitar 45 menit.

Lebih lanjut Syahrul mengatakan, pihaknya mengerahkan sebanyak empat unit armada dengan 50 personel untuk proses pemadaman. Untuk penyebab pasti kebakaran, pihaknya menyerahkan kepada petugas kepolisian. “Kami belum bisa menyimpulkan apakah akibat arus pendek atau lainnya. Karena tidak ada kesaksian dari warga yang melihat langsung,” tukasnya.

Sementara itu, Kapolsek Lubukbegalung AKP Andi P Lorena mengatakan, usai mendapat informasi kebakaran, pihaknya langsung menuju TKP dimana kebakaran terjadi.
“Di sana api telah membesar dan telah menghanguskan separoh rumah itu. Kita pun melakukan pengamanan TKP,” ujar Kapolsek.

Kebakaran tersebut menyebabkan 1 korban jiwa, yakni pemilik rumah, karena tidak sempat menyelamatkan diri. “Korban sudah tua, dugaan kami korban tidak tahu rumahnya terbakar. Jasadnya langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Dan sampai saat ini kita masih melakukan penyelidikan kasus ini,” ujarnya. (err/a)