1 Tewas, 2 Rumah Ludes Terbakar

11
MEMBARA: Petugas Damkar Kota Padang berupaya memadamkan api yang membakar rumah di Jalan Tarantang, Kampuang Jua, RT 02 RW 03 Kelurahan Tarantang, Kamis dini hari (23/9).(IST)

Kebakaran hebat terjadi di kawasan padat penduduk Jalan Tarantang, Kampuang Jua, RT 02 RW 03 Kelurahan Tarantang Kecamatan Lubukkilangan, Kamis (23/9) sekitar pukul 00.09.

Akibatnya kebakaran tersebut, dua unit rumah milik Taufik, 78 dan Nofrianti, 38, ludes terbakar dengan total kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Selain itu, satu orang bernama Khairul Umam, 39, dilaporkan tewas terbakar saat menyelamatkan mertuanya Taufik, 78. Diketahui Taufik berhasil diselamatkan namun mengalami cedera pada bagian tangan.

Kepala Bidang Operasional dan Sarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Padang Basril menyampaikan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 00.09 dari masyarakat yang melihat api membakar rumah warga.

Mendapat laporan itu pihaknya mengerahkan 10 unit armada dan 60 orang personil damkar. Diakui Basril, tidak ada kendala dalam proses pemadaman. Api baru berhasil dipadamkan pada pukul 01.20.

“Kebakaran meludeskan dua rumah. Setelah kita telusuri, ada satu korban bernama Khairul Umam, berjenis kelamin laki-laki, meninggal dunia akibat kebakaran ini. Korban telah dibawa ke RS Bhayangkara untuk diautopsi,” ujar Basril.

Baca Juga:  Lima Petak Toko Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar

Terpisah, Kapolsek Luki AKP Lija Nesmon menjelaskan kejadian berawal ketika saksi melihat kobaran api dari rumah milik Taufik. Api semakin membesar dan dengan cepat menjalar ke rumah Novrianti.

Menurutnya, korban Khairul diduga tewas lantaran masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan mertuanya Taufik. Namun korban tidak berhasil kembali ke luar rumah dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia saat pembersihan.

“Sementara Taufik berhasil keluar dari lantai dua rumahnya yang terbakar dan menyeberang ke rumah tetangga sehingga bisa selamat. Namun mengalami luka dan patah pada bagian tangan,” ucap Lija.

Lebih lanjut dia menyebut, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui secara pasti dan masih dalam penyelidikan. “Kerugian material kurang lebih Rp 150 juta,” tutup Lija. (idr)