Pemko masih Tunggu Jadwal Ujian SKD

31
ilustrasi penerimaan CPNS.(NET)

Badan Kepegawaian Nasional (BKN) baru saja mengeluarkan jadwal pelaksanaan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan Pegawai Pemerintahan Dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahun 2021 yakni 2 September mendatang.

Namun untuk jadwal pelaksanaan ujian SKD CASN dan P3K di daerah seperti Kota Padang masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat termasuk mekanisme pelaksana ujian SKD tersebut.

“Memang benar, jadwal ujian SKD telah dikeluarkan BKN, namun jadwal tersebut bersifat skala nasional yang menandakan pelaksanan ujian dimulai,” jelas Kabid Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi ASN Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang, Romy Elpa Segas kepada Padang Ekpres, kemarin (24/8).

Romy mengatakan, untuk jadwal pelaksanaan ujian SKD di Kota Padang, pihaknya masih menunggu keputusan dari Pemerintah Pusat atau lebih tepatnya BKN regional Pekanbaru.

Sementara itu berdasarkan surat dari BKN bahwasanya Kota Padang mendapatkan 4 sesi dalam hal pelaksanaan ujian SKD yang lokasinya dijadwalkan di ruangan Computer Assisted Test (CAT) Balaikota Padang.

Empat sesi pelaksanaan ujian SKD tersebut maksudnya adalah dalam satu hari tersebut sesi ujian dilaksanakan dalam 4 sesi dalam rangka menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Baca Juga:  Rawan Laka, 38 Titik Perlintasan Dipasang EWS

“Jadi dalam satu sesi itu nantinya ada sekitar 50 peserta yang mengikuti ujian SKD dengan menggunakan sistem CAT seperti biasanya,” katanya.

Kemudian bagi titik lokasi ujian mandiri atau cost sharing mandiri pembagian sesi mengikuti jumlah PC client lebih kurang sebanyak 100 peserta maka penyelenggaraan seleksi dapat dilaksanakan dalam 4 sesi.

Lebih lanjut dalam surat keputusan BKN, terdapat sejumlah persyaratan bagi peserta CASN dan P3K yang akan mengikuti ujian SKD. Persyaratan tersebut disesuaikan dengan kondisi pandemi Covid-19.

Persyaratan itu di antaranya peserta wajib melakukan swab test PCR kurun waktu maksimal 2 kali 24 jam atau rapid test antigen kurun waktu maksimal 1 kali 24 jam dengan hasil negatif atau non-reaktif.

Selanjutnya, peserta diminta untuk menggunakan double masker atau masker 3 lapis dan ditambah masker kain di bagian luar, jaga jarak minimal 1 meter, cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

“Ruangan tempat pelaksanaan seleksi CASN dan P3K maksimal diisi oleh sebanyak 30 persen dari kapasitas normal dan khusus bagi peserta seleksi CASN tahun 2021 di Jawa, Madura, dan Bali wajin sudah divaksin dosis pertama. (adt)