Fakhrizal Kembali Bantu Beras untuk Warga Terdampak di Padang

Bantuan beras dari Irjen Pol Fakhrizal untuk warga terdampak ekonominya akibat Covid-19 di Padang. (Foto: IST)

Bantuan jaring pengaman sosial dari pemerintah dan pemerintah daerah untuk masyarakat yang terdampak ekonominya akibat pandemi Covid-19, belum juga diterima masyarakat. Sementara pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sudah lima hari diberlakukan di Sumbar.

Miris melihat kondisi tersebut, Irjen Pol Fakhrizal tidak tinggal diam. Analis Kebijakan Utama bidang Sabhara dan Baharkam Mabes Polri itu turun tangan dengan kembali menggelontorkan bantuan beras seberat 10 ton.

Bantuan akan dibagikan di Kota Padang, mulai Senin (27/4/2020). “Memang kondisi ini merata di seluruh Indonesia, bahkan dunia, tapi apakah kita biarkan itu terjadi? Tentu tidak. Saatnya jiwa gotong royong dan kesetiakawanan anak Minang dipertaruhkan. Ayo bantu sanak-saudara yang terdampak,” ajak Irjen Pol Fakhrizal.

Jenderal polisi berbintang dua yang dijuluki “Jenderal Niniak Mamak” ini mengajak semua pihak di Sumbar tidak saling menyalahkan. Namun, ikut peduli terhadap kondisi masyarakat terdampak di sekitarnya.

“Tidak usah kita saling salah menyalahkan, saling kecam-mengecam. Dalam kondisi sekarang ini yang dibutuhkan adalah, ayo turun, sato sakaki meringankan beban saudara kita yang terdampak ekonominya akibat pandemi,” ujarnya.

Sementara itu, Sahabat Fakhrizal bernama Syahrial Koyal mengatakan, 10 ton beras itu untuk membantu masyarakat Kota Padang yang terdampak ekonominya, terutama pekerja sektor informal.

“Telah dibungkus per 10 kilogram. Insya Allah besok dibagi ke masyarakat kurang mampu dan terdampak karena wabah korona ini,” ujar Syahrial Koyal, Minggu sore (26/4/2020) di Padang.

Menurutnya, Irjen Pol Fakhrizal berharap 1.000 paket beras berisi masing-masing 10 kilo bisa meringankan beban ekonomi dunsanak yang menerimanya.

“Semoga bermanfaat bagi dunsanak ambo (saudara saya) di Padang,” ujar Fakhrizal.

Fakhrizal juga mengajak agar semua masyarakat mematuhi aturan pemerintah dan ulama agar tetap berada di rumah, sering cuci tanga, jaga jarak, serta beribadah di rumah.

“Mari kita tingkatkan iman dan imun selama Ramadhan ini. Semoga Covid-19 segera berlalu,” imbaunya.

Sebelumnya, tokoh asal Agam ini membagikan ribuan masker dan hand sanitizer serta 2.500 paket sembako.(rel/esg)