Protokol Kesehatan Pelayanan SIM Diperketat

Personel Satlantas Polresta Padang mengawasi para pemohon SIM di bagian pelayanan SIM, kemarin. (IST)

Banyaknya warga Kota Padang yang terkonfirmasi Covid-19 membuat sejumlah pelayanan di Polresta Padang diperketat. Di pelayanan pembuatan SIM misalnya. Para pemohon SIM diwajibkan memakai masker dan tidak boleh dilepaskan sampai keluar dari kantor Satlantas Polresta Padang.

Pantauan Padang Ekspres sekitar pukul 09.00 kemarin (25/8), terlihat seorang petugas polisi mengarahkan para pemohon untuk mencuci tangan terlebih dahulu sebelum memasuki proses pembuatan SIM.

Tempat ruang tunggu juga telah ditandai dan diberi garis untuk menjaga jarak satu dengan yang lain, petugas juga bertindak tegas jika ada pemohon yang tidak jaga jarak. Begitupun, bagi yang tidak memakai masker, mereka dipersilakan pulang.

Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Try Himawan didampingi Kasat Lantas AKP Sukur Hendri Saputra mengatakan, pihaknya memperketat pelayanan SIM dengan protokol kesehatan, karena kasus terkonfirmasi Covid-19 terus meningkat.

Tindakan ini juga sebagai untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan Polresta Padang. “Protokol kesehatan ini harus dipatuhi oleh para pemohon. Kalau ada yang tidak memakai masker, kita suruh pulang untuk mengambil masker,” ujar Kapolresta.

Baca Juga:  Bertemu IKWAL Padang, Nasrul Abit Ajak Rang Pasisia Pilih NA-IC

Tindakan tegas untuk mengikuti prokotol kesehatan tidak diberlakukan saja untuk masyarakat, tetapi juga seluruh personel Polresta Padang, termasuk petugas yang melayani SIM.

“Di tempat-tempat pelayanan Polresta Padang akan dipantau oleh petugas, bahkan CCTV yang ada di sudut-sudut ruangan juga ikut memantau masyarakat dan personel yang tidak memakai masker,” jelasnya. Di pelayanan SIM sendiri, setiap paginya selalu dibersihkan dan disemprot dengan disinfektan. (err)