Penjualan Daging Turun 50 Persen, Rumah Makan Kurangi Pembelian Sejak PPKM

13
SEPI PEMBELI: Seorang pedagang daging di Pasar Raya Padang sedang melayani pembeli, kemarin.(IST)

Penjualan daging di Pasar Raya Padang terpantau sepi sejak penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Padang. Bahkan dibandingkan dengan sebelum PPKM, penurunan daya beli masyarakat mencapai 50 persen.

Pantauan Padang Ekspres di kios daging Pasar Raya Padang, kemarin (25/8), aktivitas jual beli pedagang relatif sepi. Sejumlah pedagang menyibukkan diri dengan membersihkan daging jualannya sembari menunggu pembeli.

Salah seorang pedagang daging, Indra Zoni, 48, kepada Padang Ekspres mengatakan, penerapan PPKM Level 4 memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap penjualan daging di Pasar Raya Padang.

Kondisi tersebut disebabkan karena selama penerapan PPKM Level 4, sejumlah pembatasan aktivitas masyarakat diterapkan sehingga membuat masyarakat malas untuk keluar rumah dan berbelanja ke pasar.

“Bahkan jika dibandingkan dengan sebelum penerapan PPKM Level 4, penurunan daya beli masyarakat untuk membeli daging sapi mencapai 50 persen, sehingga berdampak terhadap pendapatan kami,” jelasnya.

Selain itu, menurunnya penjualan daging juga disebabkan oleh banyaknya sektor usaha di bidang makanan yang terhambat selama PPKM, seperti usaha rumah makan yang biasanya memasok banyak daging dari penjual, namun sekarang banyak yang tutup.

Baca Juga:  Andre Rosiade Bantu Istri Penjual Roti Bakar yang Terkena Kanker Payudara

“Jadi sebelum PPKM, saya bisa menjual sekitar 10 sampai 25 kilogram daging per hari untuk rumah makan, namun saat ini penjualan tidak sampai 10 kilogram daging,” ungkapnya.

Meskipun harga daging sapi stabil, namun daya beli tetap sepi. “Ya, harga daging saat ini Rp 120 ribu per kilogram, itu harga normal, namun tetap saja pembeli sepi,” ujarnya.

Kondisi serupa juga dialami pedagang daging lainnya, Eri Jamal, 39. Ia mengungkapkan, selama penerapan PPKM Level 4 di Kota Padang aktivitas jual beli di kios daging Pasar Raya Padang lengang.

“Selama PPKM ini pembeli berkurang. Biasanya banyak yang membeli untuk kedai nasi, namun sekarang sudah banyak kedai nasi yang tutup, gulung tikar. Daripada tahun lalu, ini lebih parah,” katanya.

Ia menyebut, harga stabil di angka Rp 120 ribu per kilogram. “Modal kami kisaran Rp 110 ribu hingga Rp 115 ribu per kilogram. Biasanya dari rumah makan yang membeli daging sapi sekitar 25 kilogram, tetapi karena PPKM ini hanya membeli 10 kilogram saja,” ujarnya. (mg1/mg2)