Razia Kir, Belasan Kendaraan Terjaring

17
DIDEREK: Petugas Dishub Kota Padang menderek kendaraan yang parkir sembarangan di pinggir Jalan Sawahan, kemarin.(ADETIO/PADEK)

Belasan kendaraan angkutan penumpang dan barang terjaring razia administrasi kelayakan kendaraan angkutan dan parkir liar yang digelar oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang bersama pihak kepolisian dan TNI di sejumlah jalan di Kota Padang, kemarin (25/10).

Pantauan Padang Ekspres, razia administrasi kelayakan angkutan tersebut dilaksanakan di sejumlah jalan utama di Kota Padang yakni Jalan Sawahan, Simpangharu, Khatib Sulaiman dan lainnya. Dalam kegiatan tersebut, satu unit mobil pikap terpaksa diderek petugas lantaran parkir di pinggir jalan.

Kabid Keselamatan dan Operasional Dishub Kota Padang, Chandra Eka Putra kepada Padang Ekspres mengatakan, kegiatan razia tersebut digelar dalam rangka menyasar kendaraan bermotor khususnya angkutan orang dan barang yang belum mengurus uji kir kendaraan.

Dijelaskan, kir adalah proses kegiatan yang dilakukan untuk menguji kelayakan dari kendaraan secara teknis.

Uji kir menentukan apakah kendaraan bermotor layak digunakan di jalan raya atau tidak, semuanya tergantung pada hasil kir tersebut.

“Jadi kami ingin memastikan apakah kendaraan angkutan barang dan orang yang ada di Kota Padang telah melengkapi administrasi kelayakan seperti surat-surat kendaraan, hasil kir dan lainnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam razia gabungan tersebut, ada sekitar 15 kendaraan angkutan barang dan orang yang ditilang karena tidak memiliki kelengkapan administrasi khususnya uji kir sehingga diberikan surat tilang oleh petugas.

“Pelanggaran yang paling banyak ditemukan adalah tidak adanya pengurusan kir bahkan tidak mengurus sampai belasan tahun lamanya. Kepada para pelanggar itu, selain kami tilang, juga diminta untuk melakukan uji kir segera,” kata Chandra.

Baca Juga:  Rustam Efendi Serap Tiga Aspirasi Warga RW II Batipuah Panjang

Dalam aturannya, pengurusan kir kendaraan angkutan barang dan orang dilakukan satu kali dalam satu bulan. Uji kir itu meliputi pemeriksaan secara teknis kelayakan dari kendaraan tersebut seperti sistem pengereman, mesin, dan lainnya.

Tak hanya razia kelengkapan administrasi kelayakan kendaraan, Dishub Kota Padang dan tim gabungan juga menyasar kendaraan yang sengaja memarkirkan kendaraannya di bahu atau pinggir jalan sehingga mengganggu aktivitas lalu lintas.

Chandra menyebutkan, dalam kegiatan itu satu unit mobil pikap L300 terpaksa diderek oleh petugas lantaran terparkir di pinggir Jalan Sawahan. Mobil itu saat didatangi dan diderek oleh petugas tidak ada sopir maupun pemiliknya.

Sanksi yang diberikan kepada kendaraan yang parkir sembarangan tersebut diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Padang No. 9 tahun 2018 dan Peraturan Wali Kota (Perwako) No. 32 tahun 2021.

Isi dari kedua aturan itu secara umum adalah kendaraan yang melanggar baik karena berhenti atau parkir di tempat yang tidak diperbolehkan maka dilakukan penindakan bertahap berupa pengempisan ban kendaraan dan penguncian ban kendaraan.

“Jika setelah kedua sanksi tersebut pemilik kendaraan belum juga mengindahkan aturan, maka kendaraan tersebut akan diderek dan dibawa ke kantor Dishub Kota Padang,” tegas Chandra.

Chandra mengungkapkan, kegiatan razia pengawasan kendaraan di Kota Padang akan rutin dilaksanakan setiap hari untuk memastikan kendaraan yang berada di Kota Padang aman untuk dikemudikan dan meminimalisir kendaraan yang parkir sembarangan. (adt)