WBP dan Petugas Lapas Shalat Ghaib

7
Ratusan WBP dan petugas Lapas Kelas II Padang saat melaksanakan shalat gaib, Minggu (25/4) untuk mendoakan 53 awak kapal selam KRI Nanggala 402 yang telah dinyatakan gugur. (IST)

Ratusan warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan petugas pemasyarakatan di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Padang melaksanakan Shalat Ghaib di Masjid Taqwa.

Shalat Ghaib ini untuk mendoakan 53 awak kapal selam KRI Nanggala 402 yang telah dinyatakan gugur dalam menjalankan tugas abdi negaranya. Kepala Lapas Kelas IIA Padang Era Wiharto mengatakan Shalat Ghaib dilaksanakan Minggu (25/4).

Shalat ghaib ini untuk memberi doa dan penghormatan terakhir kepada para pejuang bangsa. “Bangsa baru saja kehilangan pejuangnya, mari sama-sama kita kirimkan doa terbaik bagi mereka 53 awak kapal selama KRI Nangggala 402 dan keluarga yang ditinggalkan,” ucapnya.

Era menyampaikan apresiasi yang luar biasa terhadap antusias WBP dan para petugas pemasyarakatan di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Padang untuk ikut melaksanakan Shalat Ghaib.

Imbauan melaksanakan Shalat Ghaib disambut baik oleh warga binaan dan petugas di Lapas Kelas IIA Padang. Semuanya berbondong-bondong memenuhi masjid. “Semoga doa kita, baik dari WBP dan petugas pemasyarakatan maupun seluruh masyarakat Indonesia, untuk para syuhada KRI Nanggala 402 dikabulkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” sambung Era.

Baca Juga:  Andre Rosiade Salurkan Sembako di Kampung Kalawi Kuranji

Seperti diketahui, KRI Nanggala 402 tenggelam di kedalaman 850 meter di perairan laut Utara Bali. Sebanyak 53 orang awak yang berada dalam kapal selam itu dinyatakan gugur. (i)

Previous articleRumah Kopnuspos Prioritas Hadir di Padang
Next articlePositif Narkoba, Polisi Disanksi Pidana