Target PAD Naik Rp 181 Miliar, Cari Potensi Baru yang Belum Terdata

13
Yosefriawan

Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Padang tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun lalu. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Padang optimistis bisa mencapai target PAD tersebut.

Hal ini disampaikan Kepala Bapenda Kota Padang, Yosefriawan kepada Padang Ekspres, Kamis (27/1). Ia mengatakan dibandingkan tahun lalu target PAD Kota Padang tahun ini berada di angka Rp 989 miliar. Sementara tahun lalu target PAD Kota Padang berada di angka Rp 808 miliar.

“Dibandingkan tahun lalu memang target PAD kita meningkat sebesar Rp 181 miliar, meskipun begitu kita tetap optimistis untuk pencapaian target tahun ini,” ujarnya.

Guna memaksimalkan pencapaian target PAD tersebut, Bapenda terus melakukan berbagai upaya. Salah satunya yaitu dengan menggerakkan semua anggota Bapenda untuk mengejar dan menagih semua wajib pajak yang ada.

“Untuk mencapai target tersebut, tentu kita melakukan beberapa upaya. Salah satunya seperti menggerakkan semua anggota untuk menagih semua wajib pajak. Karena bagaimanapun juga yang namanya pajak itu harus dan wajib untuk dibayar,” jelasnya.

Selain itu, upaya yang akan dilakukan Bapenda Kota Padang dalam memaksimalkan PAD dengan menyosialisasikan agar semua masyarakat wajib pajak mau membayar pajak. Serta mengejar semua tunggakan-tunggakan yang ada terlunasi. Kemudian, juga mencari potensi baru yang belum masuk ke dalam data wajib pajak.

Baca Juga:  Tak Ada Lonjakan Kasus Covid-19, Padang Masih PPKM Level II

“Upaya lainnya, kita akan mengejar tunggakan-tunggakan selama ini. Lalu, kita juga menyosialisasikan kepada masyarakat agar mau membayar pajak tepat waktu. Tidak hanya itu, tahun ini kita juga akan mencari potensi baru. Seperti saat ini ada yang belum terdata, misalnya restoran. Saat ini kan banyak kafe-kafe baru yang belum wajib pajak. Jadi kita akan mengejar itu, dan mendata semuanya,” jelasnya.

Meskipun target tahun lalu tidak tercapai sepenuhnya, Bapenda tetap optimistis untuk target tahun ini, karena memang tahun lalu terkendala wabah Covid-19, lockdown dan banyak lainnya. Sehingga pendapatan perekonomian masyarakat anjlok.

Berhubung tahun ini Covid-19 sudah melandai, Bapenda berharap perekonomian masyarakat menjadi meningkat. Kemudian semua wajib pajak selalu taat dalam membayar pajak. Sehingga target yang ditetapkan tahun ini pun bisa tercapai. (cr4)