Unik. Santriwan yang Diwisuda Hafidz Al-Quran Dilakukan Maimbau Gala

43

Sebanyak 61 orang santriwan dan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Perkampungan Minangkabau Yayasan Shine Al-Falah diwisuda Hafidz Al-Quran, Minggu (28/2/2021).

“Dari jumlah 61 orang itu, terdiri dari 21 santriwan dan 40 santriwati,” kata Syamsul Akmal Tuanku Putiah, Ketua Yayasan Shine Al-Falah yang menaungi Ponpes Perkampungan Minangkabau.

Dia menambahkan, para santriwan dan santriwati yang diwisuda Hafidz Al-Quran tersebut, ada yang hafal 2 juz hingga 16 juz Al-Quran.

“Yang mendaftar 176 orang dan yang lulus 61 orang. Yang dinyatakan lulus ini bisa di tes kemampuan hafalan Al-Quran mereka,” sebut Sekretaris MUI Sumbar ini.


Lebih lanjut dia mengatakan, khusus untuk 21 orang santriwan yang diwisuda Hafidz Al-Quran tahun ini, dilakukan prosesi Maimbau Gala (Mengimbau Gelar), sehari sebelum diwisuda, Sabtu (27/2/2021).

“Sebelumnya mereka telah diberi gala oleh para ninik mamaknya masing-masing. Nah, bagi yang berasal dari luar Sumbar, itu mereka harus mengaku induk dulu ke salah satu suku untuk bisa mendapat gala,” terangnya.

Usai dilakukan proses Maimbau Gala ini, katanya, pemanggilan Gala akan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari khususnya di lingkungan Ponpes Perkampungan Minangkabau.

Baca Juga:  Tinggal di Kedai Reot, Andre Rosiade Bantu Ibu Empat Anak

“Ini kami lakukan untuk mempertahankan nilai-nilai budaya Minangkabau. Perdana diterapkan di Sumbar. Setelah diskusi dengan Ahli Budaya Mak Katik, ini tidak menyalahi aturan,” ujarnya.

Selain para santriwan yang diwisuda Hafidz Al-Quran, para buya atau ustadz di Ponpes Perkampungan Minangkabau juga akan dilakukan hal yang sama.

“Jadi nanti semua, para buya dan santriwan di Ponpes ini dipanggil dengan gala masing-masing. Tidak lagi dengan panggilan nama,” pungkas kandidat doktor administrasi pendidikan UNP ini.

Prosesi wisuda Hafids Al-Quran ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Seperti wajib memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. (*)