2 Kios di Pasar Raya Barat III Terbakar

19
Wali Kota Padang Mahyeldi meninjau lokasi kebakaran di Pasar Raya Padang dan turut menyaksikan proses pendinginan sisa kebakaran oleh pemadam.

Kebakaran kembali terjadi di kawasan Pasar Raya Padang. Dua unit kios yang berada di lantai dua Pasar Raya Barat III atau tepatnya di Koppas Plaza ludes dilahap si jago merah, Rabu (27/5) sekitar pukul 12.45. Akibat kebakaran tersebut, satu orang pekerja toko mengalami luka bakar ringan di bagian wajah.

Pantauan Padang Ekspres, asap hitam membumbung tinggi di lantai dua gedung Pasar Raya Barat III tersebut. Kepulan asap tebal tersebut sempat menyulitkan petugas pemadam api.

Selain itu juga terlihat sejumlah pedagang yang berupaya untuk menyelamatkan barang dagangan mereka dengan nekat masuk ke dalam gedung yang dipenuhi asap tebal. Banyaknya masyarakat yang berkerumun juga sempat menyulitkan petugas.

Salah satu karyawan toko yang mengalami luka bakar, Taufik, 43, mengatakan saat terjadi kebakaran dirinya sedang bekerja melebur logam di dalam toko. Ia mengaku, tiba-tiba tangki bahan bakar untuk melebur logam tersebut meledak dan terbakar.

“Tangki bahan bakar untuk melebur logam meledak dan mengeluarkan api. Saya sempat mencoba mencari hidrant untuk memadamkan api. Setelah itu saya langsung keluar untuk menyelamatkan diri,” ungkapnya.

Taufik menuturkan, dirinya mengalami luka bakar ringan di bagian wajah saat berlari menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman. Saat kebakaran, ia sedang bekerja bersama seorang rekannya. “Selain toko tempat peleburan logam, ada beberapa petak kios yang merupakan gudang penyimpanan barang-barang pedagang kaki lima (PKL),” jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Dedi Henidal mengatakan, setelah mendapatkan informasi kebakaran tersebut, petugas Damkar langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan langsung melakukan proses pemadaman.

Selain dua unit toko yang berada di lantai dua gedung Pasar Raya Barat III, juga terdapat empat unit kios yang terkena dampak kebakaran namun tidak terlalu parah. “Akibat kebakaran tadi ada satu orang karyawan toko mengalami luka bakar ringan,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam proses pemadaman, petugas sempat mengalami kendala karena lokasi dipenuhi kepulan asap tebal, sehingga sedikit menyulitkan petugas untuk masuk ke dalam lorong toko yang terbakar. “Kami tadi menggunakan alat khusus untuk menyingkirkan asap agar bisa dengan mudah masuk ke bagian yang lebih dalam di lokasi kebakaran tersebut,” ungkapnya.

Kemudian, kerumunan masyarakat yang menyaksikan peristiwa kebakaran tersebut juga sedikit menyulitkan petugas Damkar karena mempersempit akses masuk ke lokasi kebakaran. “Untuk memadamkan kobaran api, kami menurunkan sebanyak tiga unit mobil armada pemadam kebakaran dan puluhan personel Damkar,” tukasnya.

Sementara itu, Senin (25/5) kemarin, 19 petak kios di kawasan Pasar Raya Padang juga terbakar. Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Andree H Algamar kepada Padang Ekspres, kemarin (27/5) mengatakan 19 petak kios yang terbakar itu bukan termasuk wilayah yang dikelola Dinas Perdagangan lantaran bukan milik Pemko Padang. Kios yang terbakar tersebut lokasinya berada di wilayah perbatasan Pasar Raya Padang.

Menurut Andree, kios terbakar itu masih bisa digunakan untuk berdagang. Sehingga para pedagang yang berjualan pada kios terbakar tersebut tidak dipindahkan untuk berdagang di lokasi lain. “(Kios) itu masih bisa dipakai untuk berdagang, karena tidak rusak keseluruhan. Yang rusak akibat terbakar hanya bagian atasnya. Jadi pedagang masih bisa tetap berdagang di sana,” katanya.

Terpisah, Kepala Bidang Operasional Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Basril mengatakan tidak korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya kerugian material. “Namun untuk taksiran kerugian material kami serahkan kepada pihak kepolisian atau instansi terkait. Begitu juga dengan penyebab kebakaran,” tukas Basril. (a/i)