800 Pedagang Pasar Raya Tes Swab, 38 Positif Covid-19

348
PENGAMBILAN SWAB: Petugas kesehatan sedang mengambil sampel swab tenggorokan pedagang di Mal Pelayanan Publik (MPP) Pasar Raya Padang, kemarin. (Adetio - Padek)

Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Padang bersama Dinas Kesehatan Kota (DKK) Padang melakukan pengambilan swab mulut dan tenggorokan kepada para pedagang Pasar Raya Padang, Rabu (27/5). Pemeriksaan swab tersebut dilakukan selama dua hari sampai Kamis (28/5).

Pantauan Padang Ekspres, pemeriksaan swab mculut dan tenggorokan pedagang dilakukan di lantai 4 gedung Pasar Raya Padang atau tepatnya di Mal Pelayanan Publik (MPP) Pasar Raya Padang.

Pantauan Padang Ekspres, sejumlah petugas kesehatan dengan menggunakan Alat Perlindungan Diri (APD) lengkap tampak mengambil sampel swab para pedagang. Antara tenaga kesehatan dan pedagang dibatasi dengan dinding plastik sebagai bentuk pengamanan dari penularan virus korona (Covid-19).

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Andree Algamar mengatakan, pengambilan sampel swab tenggorokan dan mulut pedagang Pasar Raya Padang bertujuan untuk memutus rantai penularan virus Covid-19 di klaster Pasar Raya Padang yang menjadi klaster terbanyak kasus positif Covid-19 di Kota Padang dan Provinsi Sumbar.

Pengambilan swab pedagang tersebut wajib dilakukan oleh para pedagang yang berjualan di kawasan Pasar Raya termasuk di kawasan Hiligoo, Atom Center, M. Yamin, dan Permindo.

“Kita sudah melakukan tes swab kepada pedagang sejak tiga hari yang lalu. Jumlah pedagang yang telah melakukan pengambilan swab berjumlah 571 orang,” jelasnya.

Dari 571 orang tersebut, sebanyak 38 orang dinyatakan positif Covid-19. Ke-38 orang tersebut telah dilakukan tindakan lebih lanjut seperti melakukan isolasi mandiri dengan pengawasan dari petugas kesehatan.

Lebih lanjut Andree mengatakan, untuk hari Rabu saja, Disdag Kota Padang telah melakukan pengambilan swab lebih kurang 200 pedagang. “Jadi saat ini total pedagang yang telah melakukan pengambilan swab yaitu sekitar 800 orang,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, pihaknya menargetkan bisa 1.000 pedagang yang akan dilakukan pengambilan swab mulut dan tenggorokan.
“Mudah-mudahan target tersebut bisa segera dicapai sehingga keinginan kita untuk memutus rantai penularan virus Covid-19 bisa terwujud,” tukasnya.

Pengambilan swab pedagang di Pasar Raya Padang juga mempengaruhi jumlah pasien yang terkonfirmasi positif virus Covid-19 di Kota Padang.

Andree menyebutkan, alasan kenapa penambahan pedagang yang dinyatakan positif Covid-19 meningkat signifikan adalah karena pemeriksaan swab massal yang sedang dijalankan.

“Jadi beberapa hari terakhir klaster Pasar Raya banyak ditemukan positif Covid-19 dikarenakan pemeriksaan swab massal. Jadi kami ingin secepatnya semua pedagang yang selama ini Orang Tanpa Gejala (OTG) bisa diketahui dan dilakukan penanganan lebih lanjut. Jumlah orang yang dinyatakan positif Covid-19 dari klaster Pasar Raya sampai saat ini berjumlah sekitar 138 orang,” tuturnya.

Andree menuturkan, bagi para pedagang Pasar Raya Padang yang belum melakukan pengambilan swab, maka diminta untuk melakukan segera datang ke MPP untuk diambil tes swab mereka. “Pedagang diwajibkan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau kartu keluarga (KK) untuk administrasi pendaftaran tes swab,” ujarnya.

Sementara itu, jadwal pengambilan swab dilakukan pada hari Rabu sampai Kamis (28/5) yang dimulai dari pukul 09.00 pagi sampai pukul 13.00. Bagi pedagang yang telah melakukan swab, maka toko mereka akan ditempel stiker penanda telah swab.

Kemudian, Andree menegaskan, bagi para pedagang yang tidak mengikuti tes swab maka mereka tidak akan diperbolehkan untuk berjualan di kawasan Pasar Raya Padang sampai mereka mau melakukan tes swab.

Terakhir Andree mengimbau kepada masyarakat dan pengunjung kawasan Pasar Raya Padang untuk tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 seperti memakai masker, menerapkan physical distancing, dan sering mencuci tangan. (a)