Belasan ASN di Padang Bolos Hari Pertama Kerja

35
Wali Kota menyerahkan masker Korpri ke salah seorang pejabat Pemko, Amrizal Rengganis. (dok Posmetro Padang)

Belasan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Padang, tidak masuk tanpa keterangan alias bolos saat hari pertama berdinas pascalibur Lebaran Idul Fitri, Selasa (26/5).

Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang, Suardi menyampaikan, dari 4.730 ASN yang wajib hadir pada hari pertama masuk kerja, hanya sekitar 11 orang staf tidak masuk tanpa keterangan.

“Setelah dilakukan rekap data kembali, pada hari kedua Rabu ini (kemarin, red), 3 orang dari 11 ASN telah masuk kerja. Sementara sisanya, 8 orang ASN masih tidak masuk tanpa keterangan,” ungkapnya kepada Padang Ekspres, kemarin (27/5).

Suardi menjelaskan, ASN yang diwajibkan masuk kerja pada hari pertama kerja pascalibur Lebaran Idul Fitri adalah pegawai eselon dua dan tiga.

“Yang tidak boleh libur itu, pegawai BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan, Bagian Keuangan atau BPKAD, Puskesmas, orang kecamatan dan kelurahan,” paparnya.

Sementara pegawai eselon empat dan staf tergantung kebijakan pimpinan masing-masing atau kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

“Kalau staf yang sedang dalam kondisi hamil atau beranak kecil, rentan terserang penyakit menular, itu termasuk yang dikecualikan. Artinya, mereka bisa bekerja di rumah tapi pekerjaannya itu harus dilaporkan kepada kepala OPD,” imbuhnya.

Suardi mengatakan sesuai dengan surat edaran Badan Kepegawaian Nasional (BKN), para ASN di lingkungan Pemko Padang yang kedapatan bolos saat hari pertama dan kedua tersebut akan diberikan sangsi.

“Tahapannya akan kami panggil segera. Selanjutnya akan kami beritahu pimpinan mereka masing-masing untuk diberikan pembinaan atau teguran sesuai dengan kesalahan yang dilakukan,” sebutnya.

Bentuk pembinaan atau teguran yang akan diberikan tersebut, bisa berupa teguran tertulis, hukuman disiplin ringan, sedang, hingga hukuman disiplin berat.

“Kalau ketahuan mereka mudik, hukuman disiplinnya akan semakin berat. Sebab ASN tidak diperbolehkan mudik saat Lebaran Idul Fitri tahun ini,” tukas Suardi. (i)