Kasus Positif Covid-19 Bertambah 18 Orang

22
Ilustrasi. (sumber: IST)

Kasus positif terinfeksi virus korona (Covid-19) di Kota Padang terus menunjukkan tren peningkatan. Pasalnya kemarin (27/5), bertambah lagi sebanyak 18 kasus. Satu pasien dinyatakan meninggal dunia. Dengan penambahan tersebut, total kasus positif Covid-19 tercatat 357 kasus.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal menyampaikan, penambahan 18 kasus positif Covid-19 di Kota Padang tersebut berdasarkan laporan dari pihak Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi FK Unand dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Bukitinggi.

“Dari 516 sampel yang diterima dan diperiksa, terkonfirmasi positif terinfeksi Covid-19 sebanyak 27 orang. Ke-18 orang itu di antaranya merupakan warga Kota Padang,” ungkapnya.

Jasman merinci, 18 warga Kota Padang terinfeksi positif Covid-19 tersebut antara lain seorang ibu rumah tangga, berusia 56 tahun, warga Lubuklintah, terinfeksi karena kontak dengan kasus terkonfirmasi positif Covid-19. “Status meninggal dunia, sebelum almarhumah merupakan pasien RSUP M Djamil Padang,” imbuhnya.

Selanjutnya, balita berjenis kelamin perempuan, usia 3 tahun, warga Lubuklintah, terinfeksi karena kontak dengan kasus terkonfirmasi positif, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 28 tahun, warga Batuangkabung, pekerjaan petugas Dinas Perdagangan, terinfeksi karena kontak dengan pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 56 tahun, warga Kompleks Arai Pinang, status ibu rumah tangga, terinfeksi karena kontak dengan pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 58 tahun, warga Lubuk Gajah Pisang, terinfeksi karena pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 36 tahun, warga Kubu Dalam Parak Karakah, pekerjaan pegawai Dinas Perdagangan, terinfeksi karena kontak dengan pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 22 tahun, warga Pasie Nantigo Kototangah, pekerjaan security pasar raya, terinfeksi karena kontak dengan pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

Lalu pria 48 tahun, warga Balai Panjang Lubuk Minturun, pekerjaan pegawai Dinas Perdagangan, terinfeksi karena kontak dengan pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 25 tahun, warga Kampuang Baru, pekerjaan petugas Dinas Perdagangan, terinfeksi karena kontak dengan pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 62 tahun, warga Kubu Dalam Parak Karakah, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara. Wanita 46 tahun, warga Cengkeh Nan XX Lubeg, pekerjaan petugas Dinas Perdagangan, terinfeksi karena kontak dengan pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 64 tahun, warga Bandaolo, status IRT, terinfeksi karena suami pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kemudian wanita 40 tahun, warga Parupuktabing, pekerjaan bidan desa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Lalu, balita berjenis kelamin perempuan, usia 4 bulan, warga Kalumbuk Kuranji, terinfeksi karena kontak dengan pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 30 tahun, warga Kalumbuk Kuranji, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 30 tahun, warga Kalumbuk Kuranji, status ibu rumah tangga, terinfeksi karena kontak dengan pedagang Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 56 tahun, warga Kuranji, pekerjaan guru, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

“Terakhir, wanita 22 tahun, warga Kuranji, pekerjaan perawat klinik, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara,” tukas Jasman.

Berdasarkan hasil penelusuran data di situs resmi Dinkes Kota Padang dinkes.padang.go.id, hingga Rabu (27/5), total kasus positif Covid-19 di Kota Padang sebanyak 357 kasus.

Sementara itu, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 252, Orang Dalam Pengawasan (ODP) 810, Orang Tanpa Gejala (OTG) 423 orang, dan pelaku perjalanan dari negara atau wilayah terjangkit dan dengan transmisi lokal (PPT) berjumlah 1065. (i)