UNP Miliki 28 Kelas Internasional

26
TINGKATKAN MUTU: Rektor UNP Prof Ganefri (tengah) saat visitasi secara online empat prodi oleh lembaga akreditasi internasional ASIIN, Selasa (27/7).(IST)

Universitas Negeri Padang (UNP) hingga saat ini memiliki 28 kelas internasional. Sedangkan untuk program studi (prodi) telah ada 12 yang telah terakreditasi internasional. Ini merupakan wujud nyata UNP dalam meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan.

Hal ini disampaikan Rektor UNP Prof Ganefri di sela visitasi secara online oleh lembaga akreditasi internasional Accreditation Agency fo study Programmes in Engineering, Informatics, Natural Sciences and Mathematics (ASIIN), Selasa (27/7). Empat program studi yang divisitasi adalah Biologi, Pendidikan Biologi, Geografi, dan, Pendidikan Geografi.

Ganefri menyebutkan, dengan akreditasi internasional ini akan banyak mahasiswa dari luar negeri untuk berkuliah di UNP. Bahkan saat ini UNP menyediakan 28 kelas internasional dengan peminat yang terus bertambah setiap tahun.

”Kelas internasional ini akan terus kita buka agar UNP benar-benar dikenal di luar. Apalagi tahun depan UNP sudah harus PTN-BH sehingga semua persiapan sudah harus dirampungkan,” tuturnya.

Katanya, sebagian besar prodi mengajukan untuk membuka kelas internasional. Namun UNP selektif dalam memberikan kesempatan itu pada prodi. Hal yang menjadi perhatian adalah SDM dosen di prodi tersebut. Sehingga apa yang menjadi tujuan dalam peningkatan mutu kelas internasional bisa terwujud.

Selain itu, untuk mahasiswa UNP sendiri yang ingin masuk kelas internasional juga akan diseleksi ketat. Salah satunya adalah kemampuan bahasa Inggris. Pasalnya dalam kelas internasional itu memang menggunakan bahasa Inggris.

”Mahasiswa asing di UNP juga terus meningkat setiap tahunnya. Ini menjawab tantangan dalam dunia pendidikan,” katanya.

Terkait akreditasi oleh ASIIN, Ganefri mengatakan ini merupakan visitasi lanjutan untuk akreditasi internasional sejumlah prodi di UNP. Di mana pada 6-8 Juli juga sudah ada empat prodi yang divisitasi. Yaitu Prodi Fisika, Pendidikan Fisika, Matematika, dan Pendidikan Matematika.

Baca Juga:  Kombes Pol Imran Amir Dt Rajo Nan Sati Dinilai Gubernur Bisa jadi Teladan

“Kita menargetkan untuk tahun ini sebanyak 20 Prodi di UNP bisa terkareditasi internasional. Di mana setelah ini untuk ASIIN ini ada empat prodi lagi yang akan menyusul visitasi,” ujarnya.

Untuk visitasi kali ini dilakukan oleh beberapa asesor dari berbagai perguruan tinggi luar negeri, di antaranya Prof Dr Peter Bagoly-Simó, Humboldt University Berlin, Prof Dr Ralf Erdmann, Ruhr University Bochum, Prof Dr Wolfgang Kainz, University Vienna, Ellen Mallas, University Halle-Wittenberg (Student), dan Dr Carsten Roller, VBio (Association for Bioscience in Germany).

”Jadi, ada tiga klaster program studi ini yang kita ajukan dua tahun lalu untuk diakreditasi ASIIN. Dimana untuk klaster A sudah dilakukan pada awal Juli lalu dan sekarang klaster B, baru nanti Agustus itu Klaster C dari Fakultas Teknik,” katanya.

Dikatakan Ganefri, sebelumnya empat Prodi UNP yang telah berhasil memperoleh sertifikasi AUN-QA, seperti Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Kimia, Manajemen, dan Pendidikan Teknik Elektro.

Lalu disusul Pendidikan Jasmani dan Rekreasi di Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), Pendidikan Kesejahteraan Keluarga di Fakultas Pariwisata dan Perhotalan (FPP), Bimbingan Konseling di Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), serta Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Fakultas Ilmu Sosial (FIS).

”Kita sudah memiliki 12 prodi terakreditasi internasional yakni dari AUN-QA. Dimana 8 sudah menerima sertifikat akreditasinya, sementara sisanya menunggu pemberian sertifikat saja lagi,” katanya. (eko)