Ground T Pemecah Ombak segera Dibangun

Kondisi bibir Pantai Padang di depan Pujasera rusak parah akibat dihantam abrasi. Untuk mengatasi abrasi ini ke depan bakal dibangun ground T di sepanjang Pantai Padang. (IST)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang melakukan pertemuan dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) baru-baru ini, untuk membahas soal penanganan abrasi pantai di Kota Padang.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Barlius kepada Padang Ekspres kemarin (26/8) mengatakan, hasil pertemuan itu disepakati bahwa ground T untuk pemecah ombak bakal segera dibangun di sepanjang Pantai Padang.

Mulai dari Pantai Muaro persisnya di Masjid Al Hakim, Tugu Merpati Perdamaian di kawasan Pantai Muaro Lasak, sampai Pasiajambak. Selain itu, juga akan dibangun di kawasan Pantai Airmanis.

“Pembangunan ground T ini sesuai dengan proposal yang kita ajukan sebelumnya.
Itu anggarannya sekitar Rp 32 miliar. Detil titik-titiknya masih sedang dibahas bersama BPBD Provinsi Sumbar,” ujar Barlius.

Dia menyampaikan, realisasi pembangunan ground T ini menurut informasi dari BNPB bakal dilakukan dalam tahun. Kemungkinan bulan September atau paling lambat Oktober mendatang.

“Kalau tidak terkejar tahun ini karena wabah pandemi Covid-19, kemungkinan awal tahun 2022 pembangunannya akan dimulai. Namun, Senin (31/8) tim penilai dari BNPB akan turun untuk melakukan survei ke lokasi,” sebutnya.

Baca Juga:  Lurah Positif, Pelayanan Publik Dialihkan

Selain pembangunan ground T, sesuai program jangka panjang penanganan abrasi pantai di Kota Padang, juga akan ditanam kembali tanaman vegetasi di bibir pantai. “Sehingga selain bisa mencegah abrasi, juga berdampak secara ekologi dan ekonomi. Karena akan memperindah kawasan wisata dan membuat lingkungan menjadi asri. Diharapkan ini bisa terwujud, mohon dukungan dari masyarakat,” kata Barlius. (i)