Pekan Ini, GOR tak lagi Ditutup

Sejumlah PKL memadati kawasan GOR H Agus Salim menanti pembeli, kemarin (28/1). (IST)

Kawasan GOR H Agus Salim Kota Padang tidak lagi ditutup pada hari Sabtu dan Minggu pekan ini (30-31/1) dari pukul 05.00-10.00. Sebelumnya sempat ditutup Sabtu-Minggu (23-24/1) sebagai upaya pencegahan kerumunan yang berpotensi memunculkan klaster baru penularan Covid-19.

Hal itu dibenarkan Kepala Bidang Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto kepada Padang Ekspres, kemarin (28/1). “Penutupan pada hari Sabtu dan Minggu pekan ini tidak lagi dilakukan, kami hanya melakukan pengawasan,” ungkapnya.

Dia menambahkan, para petugas nantinya akan mengawasi masyarakat yang beraktivitas di kawasan GOR H Agus Salim. “Kita akan lihat kegiatan masyarakat yang ada di kawasan GOR H Agus Salim, supaya bisa lebih tertib menjalankan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Dia menambahkan, penutupan kawasan GOR H Agus Salim Padang pekan lalu berlangsung tanpa ada hambatan. Meskipun upaya ini dianggap merugikan pedagang. “Penutupan GOR H Agus Salim pekan lalu cukup bagus, situasi di sana tidak terjadi kerumunan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar, Bustavidia berharap tidak ditutupnya kawasan GOR H Agus Salim pada hari Sabtu dan Minggu pekan ini tidak ada lagi kerumunan massa sebagai upaya mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Pihaknya juga sudah menyampaikan kepada pengelola supaya kawasan GOR H Agus Salim ditata sebaik mungkin dan pemakaian jalan bagi lapak-lapak pedagang tidak melampaui batas yang sudah ditentukan.

“Saat ini telah banyak para pedagang berjualan di GOR H Agus Salim. Padahal kawasan tersebut merupakan kawasan untuk berolahraga. Di sana sudah jelas untuk olahraga, (adanya pedagang) ini yang buat ramai,” jelasnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat yang ingin berolahraga agar mengurangi aktivitas berkumpul-kumpul. Selalu tetap menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan atau membawa hand sanitizer dari rumah.

Baca Juga:  Andre Rosiade Bagikan Sembako untuk Warga Kurao Pagang Nanggalo

“Untuk pedagang yang berjualan di kawasan GOR H Agus Salim harus mengikuti aturan yang telah disampaikan pihak pengelola, jika sewaktu-waktu melanggar kemungkinan akan bisa ditutup kembali,” tukasnya.

Pedagang kaki lima (PKL) GOR H Agus Salim Kota Padang merasa bersyukur kawasan GOR tidak ditutup lagi. Pasalnya menurut PKL hari Sabtu dan Minggu merupakan hari panen bagi mereka.

Salah seorang PKL di GOR H Agus Salim, Noferial Fadli, 34 mengaku senang dan bersyukur dengan kebijakan tersebut. Sebab, Sabtu dan Minggu itu hari panennya bagi PKL. “Ya, alhamdulillah dan terima kasih sudah ada jalan solusi bagi PKL. Ini sangat membantu kami, sebab hari Sabtu dan Minggu itu hari panen bagi PKL. Mudah-mudahan dengan tidak ditutupnya kawasan GOR H Agus Salim pekan ini perekonomian kembali bergairah,” katanya.

Namun, ia juga menyampaikan akan terus menerapkan protokol kesehatan. Seperti wajib memakai masker, jumlah para PKL yang berjualan di batasi dari jarak antar PKL diatur kemudian diawasi.

Hal senada juga diutarakan PKL lain di GOR H Agus Salim, Tesa Sri Amelia, 28. Dia mengatakan, seharusnya kawasan GOR H Agus Salim dibuka saja setiap hari Sabtu dan Minggu dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

“Kalau tidak lagi ditutup maka ekonomi akan lancar, kalau di tutup kan kasian. Tetapi kami para PKL tetap komit dalam mematuhi kepatuhan protokol kesehatan supaya tidak terjadi lagi kerumunan massa,” imbuhnya. (r)

Previous articleBawa 25 Gram Sabu, Dua Pemuda Diamankan
Next articleDiduga Rem Blong, Truk CPO Tabrak Enam Mobil