Lagi, 18 Warga Positif Covid-19

Covid-19. (Foto: INTERNET)

Dua hari terakhir Kota Padang mencatat peningkatan signifikan jumlah pasien yang terkonfirmasi positif virus korona (Covid-19). Senin kemarin, Pemko Padang mengonfirmasi 14 kasus.

Selasa (28/4) jumlah pasien positif juga meningkat tajam 18 orang. Sehingga total kasus positif Covid-19 di Kota Padang mencapai sebanyak 96 kasus.

Jumlah tersebut merupakan peningkatan pasien positif Covid-19 paling banyak dalam satu hari yang pernah ditemukan di Kota Padang sejak kasus pertama pada bulan Maret lalu.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Padang, Ferimulyani kepada Padang Ekspres mengatakan, terjadinya lonjakan kasus positif virus Covid-19 dalam dua hari terakhir merupakan hasil dari tracking yang dilakukan oleh Dinkes Kota Padang dan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Padang.

“Lonjakan kasus ini merupakan kerja keras dari seluruh Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Padang dalam melakukan tracking. Sehingga hasilnya bisa diketahui dengan cepat dan dilakukan tindakan pencegahan lebih lanjut,” jelasnya.

Dari 18 kasus baru tersebut, Feri menyebutkan dua klaster penularan Covid-19 terbanyak di Kota Padang yaitu klaster Pasar Raya dan Pagambiran masih berperan besar terhadap peningkatan jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Padang.

“Dari 18 kasus baru itu, enam di antaranya berasal dari klaster Pasar Raya Padang dimana orang yang berkontak dengan pasien positif sebelumnya. Sementara klaster Pagambiran menyumbang satu kasus dari 18 kasus baru tersebut,” ungkapnya.

Lebih lanjut Feri menyampaikan, 18 pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini, saat ini dalam proses pemindahan ke sejumlah rumah sakit rujukan di Kota Padang.

“Dari 18 pasien positif Covid-19 tersebut di antaranya ada yang dirawat di rumah sakit, isolasi mandiri di rumah masing-masing dan di lokasi isolasi khusus,” tukasnya.

Ke-18 kasus baru positif Covid-19 ini tersebar di beberapa kelurahan di Kota Padang di antaranya, Kelurahan Andalas bertambah dua kasus, Simpangharu bertambah satu kasus, Kubu Dalam Parak Karakah satu kasus, dan Parakgadang Timur sebanyak satu kasus.

Selain itu di Kelurahan Gunungpangilun terdapat dua penambahan kasus baru, Kuranji tiga kasus, Koronggadang satu kasus, dan Kelurahan Kalumbuk satu kasus.

Kemudian, juga terjadi di Kelurahan Lubukbegalung (Lubeg) satu kasus, Gurunlaweh satu kasus, Matoaia dua kasus dan Seberangpadang satu kasus.

Selain itu Kecamatan Nanggalo mengonfirmasi kasus pertama pasien positif Covid-19 tepatnya di Kelurahan Kuraopagang satu kasus.

“Dengan penambahan ini sebanyak 40 kelurahan di Kota Padang terdapat pasien positif Covid-19. Sementara dengan adanya kasus pertama di Kecamatan Nanggalo, maka total kecamatan yang telah ditemukan kasus positif Covid-19 sebanyak 10 kecamatan,” jelasnya.

Sekarang ini di Kota Padang tinggal satu kecamatan lagi yaitu Kecamatan Bungus Teluk Kabung (Bungtekab) yang belum ditemukan kasus positif Covid-19.

Sementara itu, setelah sekian lama masuk zona hijau (bebas kasus positif Covid-19), Kecamatan Nanggalo akhirnya harus menerima kenyataan dengan memecahkan telur nol positif virus korona.

Untuk itu, Camat Nanggalo Fuji Astomi meminta kepada seluruh warga di Kecamatan Nanggalo untuk senantiasa waspada dengan menjalankan protokuler pencegahan Covid 19 secara ketat dan mandiri.

“Ke depannya warga lebih disiplin lagi dalam melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 yang telah diimbau oleh pemerintah,” ungkapnya.

Dia menambahkan, dalam masa Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan semakin efektif kalau masyarakat mengindahkan protokol kesehatan. Selain itu kedisiplinan masyarakat juga menjadi kunci pembatasan guna mencegah menyebarnya virus korona (Covid-19).

“Tetap berdiam diri di rumah, hanya keluar rumah kalau terpaksa. Itu pun harus menggunakan masker dan menghindari kerumunan banyak orang. Rajin-rajin mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, serta tetap menjaga jarak dan menghindari kontak langsung dengan siapapun yang kita tahu baru pulang dari daerah yang terpapar,” tegasnya.

Satu Pasien Sembuh

Selain adanya peningkatan signifikan jumlah pasien positif Covid-19, Dinkes Kota Padang juga mengonfirmasi satu pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh setelah dilakukan dua kali pemeriksaan swab tenggorokan dan hidung dan hasilnya negatif.

“Pasien yang dinyatakan sembuh tersebut merupakan warga asal Kelurahan Pasie Nantigo Kecamatan Kototangah Padang,” jelas Ferimulyani.

Dengan adanya penambahan satu pasien sembuh, maka total pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh di Kota Padang berjumlah 15 orang.

Berdasarkan situasi terkini perkembangan kasus Covid-19 di Kota melalui website dinkes.padang.go.id, tercatat ada 96 kasus positif Covid-19, 15 pasien sembuh, dan 11 meninggal dunia.

Sedangkan jumlah Pelaku Perjalanan Daerah Terjangkit (PPT) ada 2944 dengan rincian 58 baru dipantau dan 71 selesai dipantau. Orang Tanpa Gejala (OTG) terhitung 107 orang.

Kemudian Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada 44 orang dengan rincian sembilan baru dipantau, dan tiga sembuh. Terakhir Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 130 orang. (a/r)