Pembeli Sepi, Harga Telur di Padang Turun

Salah seorang pedagang telur di Pasar Raya Padang sedang melayani pembeli, kemarin. (Randi - Padek)

Harga telur ayam ras di pasaran mengalami tren penurunan. Kondisi ini dipicu melemahnya daya beli masyarakat akibat merebaknya virus korona (Covid-19).

Sejumlah pedagang telur di Pasar Raya Padang, kemarin mengatakan, turunnya harga telur ayam ras tersebut terjadi kurang lebih sepekan belakangan karena kebutuhan masyarakat menurun sejak virus korona merebak yang mengakibatkan stok telur bertahan lebih lama.

Pedagang Telur Blok II Pasar Raya Padang, Surya Lesmana, 29, menyebutkan, turunnya harga telur ayam ras akibat pembeli yang berkurang setelah wabah korona.

“Harga telur ayam ras kualitas bawah biasanya Rp 38 ribu per karton sekarang menjadi Rp 36 ribu per karton, kualitas menengah dari Rp 40 ribu per karton sekarang Rp 38 ribu per karton nya dan kualitas super biasanya Rp 45 ribu per karton kini menjadi Rp 42 ribu per karton,” kata Surya Lesmana kepada Padang Ekspres, kemarin.

Dia menambahkan, semenjak ada imbauan untuk tidak boleh keluar rumah kondisi pasar jadi sepi. Ia mengaku berpengaruh kepada pendapatan hingga berkurang omzet mencapai 50 persen.

Surya menjelaskan, suplai dari pedagang besar sebenarnya tidak berubah. Justru stok yang ia miliki bertahan lebih lama. Karena tak terlalu laku stok telurnya bertahan lebih lama. “Bila biasanya orderan telur sebanyak 150 ikat (1500 karton) habis dalam setiap minggu, kini tidak lagi. Tapi, hanya 70 ikat (700 karton) telur-telur itu habis per minggu,” jelasnya.

Di samping itu, turunnya harga telur ayam ras juga berimbas kepada jenis telur lainnya di pasaran, seperti telur itik dan telur puyuh yang turun sangat signifikan. “Telur itik yang biasanya Rp 65-70 ribu per karton turun Rp 54-55 ribu per karton dan telur puyuh Rp 31-32 per karton juga mengalami penurunan Rp 25 ribu per karton dan telur ayam kampung tetap stabil Rp 56 ribu per karton,” paparnya.

Ia pun berharap kondisi ini segera berlalu. Sebab, rakyat kecil sepertinya sangat merasakan dampak tergerusnya ekonomi karena Covid-19. “Saya berharap bantuan dari pemerintah dapat segera disalurkan atau direalisasikan kepada warga yang ekonomi menengah ke bawah ini,” tandas Surya. (r)