GOR Agus Salim Dipadati Pengunjung, PKL Mulai Menggeliat Lagi

51
Kawasan GOR H. Agus Salim Padang mulai ramai dipadati pengunjung, Minggu pagi (28/6). (Adetio Purtama-Padang Ekspres)

Sempat sepi selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Padang, kawasan GOR H. Agus Salim Padang kembali menggeliat, Minggu (28/6). Pantauan Padang Ekspres, Minggu pagi (28/6), terlihat masyarakat memadati kawasan GOR dengan melakukan berbagai aktivitas seperti berolahraga atau sekadar membeli keperluan di sejumlah lapak pedagang.

Sejumlah pengunjung dan pedagang di kawasan GOR juga terlihat menggunakan masker dan face shield atau penutup wajah sebagai bentuk antisipasi dan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Salah satu pengunjung, Rian Saputra, 30, mengatakan dirinya sudah sejak satu bulan terakhir tidak melakukan aktivitas olahraga di GOR H. Agus Salim. “Ya hampir satu bulan saya tidak ke sini untuk berolahraga karena ada wabah Covid-19 dan penerapan PSBB, sehingga aktivitas di luar rumah harus dikurangi,” katanya kepada Padang Ekspres, kemarin.

Namun seiring dengan penerapan pola hidup baru (PHB) di Kota Padang dimana ada pelonggaran aktivitas di luar rumah dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, Rian mulai kembali melanjutkan aktivitas olahraga di GOR H. Agus Salim.

“Ini pertama kalinya saya berolahraga di GOR. Sebagai bentuk antisipasi penularan Covid-19, saya selalu bawa masker dan hand sanitizer, kemudian jaga jarak dengan pengunjung lainnya,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan pengunjung lainnya, Arini Hapsari, 25. Ia mengungkapkan, sejak memasuki masa new normal kawasan GOR H Agus Salim Padang kembali ramai. “Saya ke sini untuk berolahraga dan membeli kebutuhan lainnya,” ujarnya.

Ramainya kembali kawasan GOR H Agus Salim Padang turut berdampak terhadap aktivitas perdagangan di kawasan tersebut. Salah satu pedagang makanan, Erni, 40, mengatakan, dengan mulai ramainya masyarakat mengunjungi GOR turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian pedagang yang berjualan di sepanjang kawasan GOR. “Tiga bulan lalu memang kawasan ini sangat sepi. Bahkan bisa dikatakan berkurang sekitar 80 persen. Namun saat ini aktivitas di sini sudah mulai ramai kembali,” ujarnya.

Erni mengungkapkan saat berjualan dirinya dan pedagang lain tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan mengatur jarak dengan para pembeli.

Terpisah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar, Bustavidia kepada Padang Ekspres mengatakan, secara umum aktivitas di kawasan GOR H Agus Salim memang sudah menggeliat.

Namun dia mengimbau agar para pengunjung dan pedagang selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Seperti menggunakan masker, sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer dan menjaga jarak dengan pengunjung lainnya.

CFD sedang Dikaji
Sementara terkait pelaksanaan Car Free Day (CFD) yang dihentikan pascamerebaknya Covid-19, pihaknya saat ini tengah melakukan pembahasan dengan berbagai instansi terkait, apakah CFD di Jalan Khatib Sulaiman bisa dibuka kembali.

Dia menjelaskan, dalam rapat awal pelaksanaan CFD di Khatib Sulaiman direncanakan akan dibuka 12 Juli 2020 mendatang. “Namun begitu kami masih perlu melakukan rapat pembahasan lanjutan untuk memantapkan keputusan terkait hal itu,” ungkapnya.

Jika nanti CFD dibuka kembali, Bustavidia menyampaikan, protokol kesehatan Covid-19 akan menjadi prioritas utama dalam kegiatan CFD. “Jika masyarakat hanya ingin rekreasi atau jalan santai saja maka dianjurkan memakai masker, tapi kalau yang melakukan jogging atau bersepeda maka disarankan untuk menggunakan face shield, karena kalau menggunakan masker saat berolahraga akan berdampak buruk pada kesehatan,” ujarnya. (*)