Istri Karyawan Positif Covid-19, Kantor Perumda Air Minum Ditutup

17
Seorang warga berdiri di gerbang kantor Perumda Air Minum Padang yang ditutup sementara, kemarin. Penutupan kantor ini sebagai antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19. (IST)

Kantor Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang yang berlokasi di Jalan Agus Salim, Sawahan ditutup sementara, Senin (28/9). Penutupan sementara pelayanan di kantor tersebut dikarenakan seluruh karyawan Perumda Air Minum Padang melakukan tes swab massal.

Pantauan Padang Ekspres, kemarin (28/9) terlihat gerbang masuk dan keluar kantor Perumda Air Minum Padang dikunci dan terpasang karton pengumuman yang bertuliskan pelayanan ditutup sementara. Sejumlah masyarakat pun terlihat mendatangi kantor tersebut lantaran tidak mengetahui bahwasanya pelayanan ditutup sementara.

“Memang benar kantor kami tutup sementara dari 28 sampai 30 September mendatang. Penutupan kantor ini lantaran 2 orang karyawan Perumda Air Minum Padang yang istri mereka dinyatakan positif Covid-19 sejak beberapa hari yang lalu. Dua karyawan tersebut merupakan karyawan di bidang perencanaan dan wilayah Perumda Air Minum Padang,” kata Direktur Utama Perumda Air Minum Padang, Hendra Pebrizal.

Ia mengatakan sebagai langkah antisipasi, pihaknya langsung menutup sementara kantor dan melakukan tes swab massal kepada seluruh karyawan. Tes swab massal sendiri sudah dilakukan sejak Kamis lalu sampai Sabtu (26/9) di sejumlah Puskemas di Kota Padang.

“Untuk tahap pertama ini sebanyak 60 orang yang mengikuti tes swab dan sekitar 70 orang lagi juga sudah melakukan tes swab di dua Puskemas. Yakni Puskemas Padangpasir dan Nanggalo. Total karyawan kami ada sebanyak 150 orang,” jelasnya.

Meskipun kantor Perumda Air Minum Padang ditutup sementara, namun pelayanan Perumda tetap bisa dilakukan kepada masyarakat di kantor-kantor Perumda lainnya yang tersebar di Kota Padang.

Di antaranya kantor Kuranji, Bandarbuat, Tabing, Bungus dan Pagambiran. Serta juga bisa dilakukan secara online melalui aplikasi pembayaran online yang tersedia. Kemudian, untuk hasil tes swab massal karyawan diperkirakan akan keluar sekitar 5 hari ke depan. “Mudah-mudahan hasilnya nanti negatif,” harapnya.

Baca Juga:  Presiden Ingatkan Jangan Tergesa-gesa Vaksinisasi

Hendra mengungkapkan, tes swab akan dilaksanakan secara bertahap bagi seluruh karyawan dan kantor cabang yang ada di Kota Padang. Ini sebagai dukungan terhadap Pemko Padang dalam memutus rantai penularan Covid-19. “Saat ini kami fokuskan dulu di kantor pusat, nanti jika hasilnya keluar, maka kami akan lakukan tes swab di kantor Perumda Air Minum lainnya,” ungkapnya.

ASN Bekerja di Rumah
Terpisah, Pemko Padang menerapkan sistem kerja baru bagi aparatur sipil negara (ASN) di masa pandemi Covid-19 sesuai arahan dari MenPAN-RB Tjahjo Kumolo. Pasalnya, Kota Padang berstatus zona risiko tinggi atau zona merah penularan Covid-19.

Sistem kerja baru ini dengan mengatur jumlah kehadiran pegawai. 25 persen pegawai bekerja di kantor atau work from office (WFO) dan 75 persen pegawai yang bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Sekko Padang Amasrul mengatakan perubahan sistem kerja itu sesuai Surat Edaran MenPAN-RB Nomor 67 tahun 2020 tentang Perubahan Atas Surat Edaran MenPAN-RB Nomor 58 Tahun 2020 tentang Sistem Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara dalam Tatanan Normal Baru. “Sesuai aturan itu maka, 25 persen pegawai bekerja di kantor dan 75 persen pegawai kita bekerja dari rumah,” kata Amasrul kepada Padang Ekspres, kemarin (28/9).

Dia menambahkan upaya ini dilakukan untuk mengurangi risiko penularan Covid-19 di lingkungan kantor instansi pemerintahan. Meski begitu, para pegawai tetap diminta untuk bekerja optimal dan produktif dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan publik.

“Para pegawai juga kami minta untuk menerapkan pola hidup baru dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan. Sehingga ASN dapat menjadi pelopor dan teladan dalam penerapan pola hidup baru,” jelas Amasrul. (a/i)