Jalan Berlubang Bahayakan Pengendara

Sejumlah kendaraan melintasi rel kereta api Jalan Adinegoro, Lubukbuaya yang berlubang, Rabu (29/7). Pengendara harus ekstra hati-hati melintasi kawasan ini, terutama saat hujan dan malam hari. (Sy Ridwan-Padang Ekspres)

Jalur perlintasan rel kereta api (KA) di kawasan Jalan Adinegoro, Lubukbuaya dikeluhkan masyarakat, terutama pengendara sepeda motor. Pasalnya, jalan di kedua sisi rel perlintasan KA tersebut membahayakan keselamatan pengendara karena banyak yang berlubang.

Pantauan Padang Ekspres, Rabu (29/7) di perlintasan KA Lubukbuaya, terlihat sejumlah lubang di kedua sisi perlintasan. Lubang-lubang pada jalan itu membuat pengendara harus berhati-hati ketika melintasi jalan tersebut.

Selain adanya lubang di jalan, di perlintasan KA Lubukbuaya juga dipenuhi oleh batu kerikil sisa pengerjaan perbaikan perlintasan yang membuat kondisi Jalan Adinegoro tersebut semakin parah dan sulit dilalui.

Salah seorang pengendara sepeda motor, Nadira Chasovy, 27, kepada Padang Ekspres mengatakan, lubang-lubang besar di kedua sisi jalan tersebut sangat membahayakan pengendara dan rawan terjadinya kecelakaan. “Saya hampir setiap hari melintas jalan di perlintasan KA Lubukbuaya ini. Kondisi jalan ini sudah terjadi lebih kurang satu bulan ini,” jelasnya.

Kondisi jalan yang paling parah berada di jalur jalan dari Padang ke arah Batas Kota. “Selain banyaknya lubang, kerikil-kerikil yang berserakan di sekitar perlintasan KA juga terkadang membuat pengendara khususnya sepeda motor mengalami slip dan jatuh,” ungkapnya.

Karmadi, 34, salah seorang warga sekitar mengungkapkan kondisi jalan rusak di perlintasan KA Lubukbuaya itu telah terjadi sejak satu bulan terakhir. Akibat jalan yang berlubang tersebut, banyak pengendara yang terjatuh. “Pengendara sepeda motor banyak yang terjatuh di sini. Terlebih saat hujan turun, membuat jalanan dan perlintasan menjadi licin dan membuat pengendara sepeda motor mengalami slip dan jatuh,” jelasnya.

Untuk itu, dia meminta instansi terkait agar segera memperbaiki jalan tersebut sehingga tidak menimbulkan korban luka maupun jiwa akibat jalan rusak itu. (a)