Angka Kejahatan Menurun! Perjudian, Penganiayaan dan Pencabulan Menonjol

5
Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda.(IST)

Angka kejahatan di wilayah Kota Padang tahun 2021 hanya 1.100 kasus. Turun 100 persen jika dibanding tahun 2020 yang jumlahnya mencapai 2.784 kasus.

Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda memaparkan, tercatat angka kejahatan di Kota Padang tahun 2020 sebanyak 2784 kasus.

Lebih dari 50 persen didominasi kejahatan pencurian seperti pencurian berat (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian motor (curanmor).

“Lebih dari 50 persen ini angkanya mencapai 1.571 kasus. Ini baru kejahatan pencurian, curat, curas, dan curanmor,” ungkapnya kepada Padang Ekspres, Senin (29/11).

Dibanding tahun 2021, lanjut mantan Kapolsek Kototangah ini, angka kejahatan di Kota Padang turun 100 lebih. Pasalnya, hingga November hanya 1.015.

“Diperkirakan akhir tahun cuma sekitar 1.100. Angka ini malah di bawah angka kejahatan pencurian tahun 2020 yang mencapai 1.571. Jadi turun 100 persen lebih,” ujar Rico.

Rico menambahkan, kejahatan pada tahun 2021 tidak lagi didominasi kasus pencurian. Namun didominasi kejahatan perjudian, penganiayaan, penipuan, pencabulan. “Pencurian sangat jauh menurun di tahun 2021. Masih ada tapi angkanya tidak terlalu signifikan,” sebut Rico.

Baca Juga:  Puluhan Rumah Terendam Banjir Rob, Warga Minta Sungai Kalimati Dikeruk

Meski demikian Rico menegaskan, Satreskrim Polresta Padang akan menindak tegas para pelaku kejahatan yang ada di Kota Padang. Khususnya kejahatan jalanan dan kejahatan konvensional yang meresahkan masyarakat. Seperti pencurian, penganiayaan, dan lain-lain.

Selain itu, itu akan melakukan tindakan tegas terukur terhadap para pelaku kejahatan yang membuat resah masyarakat Kota Padang.

“Ini sesuai dengan visi dari Polresta Padang menuju Kota Padang Zero Kriminal agar masyarakat dapat aman, tenteram, dan nyaman beraktivitas di luar,” ungkap Rico. (idr)