Doorrr….!!!! Mencuri, Dua Residivis Dihadiahi Timah Panas

15
TAK BERKUTIK: Tersangka A saat digiring ke Mapolresta Padang guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.(IST)

Kembali mencuri, dua orang residivis kasus pencurian dilumpuhkan dengan timah panas lantaran mencoba melawan dan kabur saat diringkus Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang.

Kedua residivis tersebut antara lain berinisial A, 21, yang kembali melakukan pencurian sepeda motor milik seorang remaja di depan Transmart Padang. Lalu, AP, 44, yang kembali melakukan pencurian HP milik seorang mahasiswa.

Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Dedy Adriansyah Putra, Senin (30/5) menyampaikan, kedua residivis tersebut diringkus Minggu (29/5) di dua lokasi berbeda.

“Tersangka A diringkus di rumah temannya yang berada di Jalan Pasar Gaung.
Sedangkan tersangka AP diringkus saat sedang berada di rumahnya sekitar kawasan Purus,” ungkap Dedy.

Dedy menjelaskan, tersangka A yang sehari-hari menjadi “Pak Ogah” di bundaran depan Transmart Padang ini nekad kembali melakukan pencurian sepeda motor milik seorang remaja yang diduga melakukan tawuran di kawasan Lapai, Kecamatan Nanggalo.

“Pengakuannya, tersangka ini juga ikut aksi tawuran tersebut dan di saat remaja lain yang ikut tawuran lengah, dia pun langsung mengondol motor anak tawuran tersebut,” terang Dedy.

Korban yang tidak terima sepeda motornya dibawa kabur oleh tersangka A, lalu melapor ke Satreskrim Polresta Padang. Usai melakukan penyelidikan, tersangka A berhasil diringkus.

“Namun, di saat akan dilakukan pengembangan mencari barang bukti, tersangka ini berusaha melawan sehingga terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di kaki bagian kanannya,” sebut Dedy.

Usai dilumpuhkan, tersangka A dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumbar untuk mendapatkan perawatan media, sebelum akhirnya dibawa ke Polresta Padang untuk penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga:  Manfaatkan Limbah, PLN Perkenalkan Paving Blok dari FABA

“Setelah dibawa ke Mapolresta, tersangka mengakui perbuatan dan menunjukkan barang bukti satu unit motor diduga hasil curian di rumahnya,” ucap Dedy.

Sementara untuk tersangka AP, lanjut Dedy, melakukan pencurian HP milik seorang mahasiswa berinisial FN pada Jumat (5/4) lalu.

Berawal saat tersangka AP berputar-putar di kawasan Kotomarapak dengan niat mencuri sepasang sendal lantaran tidak memiliki sendal sekeluar beberapa hari dari Lapas.

Tersangka kemudian mendekat ke rumah korban untuk mencari sepasang sendal yang ada. Ketika berada di dekat jendela tersangka melihat HP milik korban yang sedang dicas di dalam kamar.

Tersangka kemudian nekad mencopot kaca jendela depan rumah dan membuka grendel pintu dari dalam dengan memasukkan tangan kanannya.

Setelah itu, tersangka masuk ke dalam rumah dan mengambil tiga HP milik korban yang sedang dicas lalu kabur. Seminggu kemudian tersangka menjual salah satu milik korban kepada temannya seharga Rp 800 ribu.

“Salah satu HP dibuang di dekat Pantai Padang oleh pelaku karena menurutnya HP tersebut agak rusak, dan satu HP lagi dipakai pelaku untuk keperluan sehari-hari,” terang Dedy.

Korban yang merasa kehilangan lalu melapor ke Satreskrim Polresta Padang. Usai melakukan penyelidikan, tersangka AP akhirnya berhasil diringkus usai dilumpuhkan dengan timah panas.

Dari tangan tersangka AP ditemukan barang bukti satu unit HP diduga milik korban. “Kedua tersangka kini masih kita proses. Mereka dijerat Pasal 362 KUHP dan terancam lima tahun penjara,” tutup Dedy. (idr)