Diduga Kulkas Korslet, Ruko di Pariaman Terbakar

18
Ilustrasi.

Satu unit rumah toko (ruko) di Lohong, Kecamatan Pariaman Tengah, Pariaman terbakar, Rabu (3/6) sekitar pukul 03.45. Butuh waktu dua jam lebih untuk memadamkan api yang nyaris menghabiskan seluruh isi ruko milik Ana,80 tersebut.

Kebakaran berawal dari adanya suara letusan dari toko yang menyatu dengan rumah. Letusan diduga berasal dari lemari es yang ada di toko.

Kabag Humas Polres Pariaman AKP Syafrudin menyebutkan, anak pemilik rumah, Resmin dan Sari sedang tidur di rumah. Mereka mendengar suara letusan yang berasal dari dalam toko. Posisi kamar yang berdampingan dengan dinding kamar tidur membuat Resmin keluar dari kamar dan membuka pintu toko.

“Saksi Resmin melihat api sudah membakar kulkas yang berada dalam toko. Kemudian saksi Resmin berupaya memadamkan api tersebut. Namun api dengan sudah dulu membesar dan membakar seluruh isi dalam toko dan rumah korban,” ujarnya.

Api kemudian dengan cepat membakar isi rumah dan isi toko korban. Kemudian tiga unit mobil pemadam kebakaran Kota Pariaman dan dua unit mobil pemadam kebakaran Padangpariaman berjibaku memadamkan api.

Api baru berhasil dipadamkan pada pukul 05.30 atau kurang lebih sekitar dua jam. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting kulkas yang berada di dalam toko milik korban. “Kerugian mencapai Rp 400 juta,” ujar Syafrudin.

Kasatpol PP dan Damkar Kota Pariaman Elfis Candra mengatakan, proses pemadaman api sempat terkendala karena aliran listrik belum diputus oleh petugas PLN. Sebab jika tetap dilakukan pemadaman saat aliran masih tersambung akan berisiko tinggi bagi petugas pemadam kebakaran.

“Begitu aliran listrik diputus, tim langsung bergerak melakukan pemadaman. Kurang lebih memakan waktu hingga dua jam hingga proses pendinginan,” ujarnya.

Pemadaman api mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Padangpariaman. Elfis menyebut kurang lebih 75 persen bangunan termasuk isinya habis saat kebakaran. (nia)