Ribuan Pohon Ditanam untuk Penguatan Vegetasi Pantai Belibis

14

Wali Kota Pariaman Genius Umar lakukan penanaman pohon sebagai penguat vegetasi pantai di Pantai Belibis, Desa Padang Birik-Birik, Kecamatan Pariaman Utara, Sabtu (4/6).

Total ada sebanyak 3.126 pohon yang ditanam, dengan rincian 1.563 pohon di Desa Padang Birik-Birik dan 1.563 pohon lagi berada di Desa Manggung, yang sama-sama berada di Kecamatan Pariaman Utara.

“Hari ini kita menanam pohon untuk vegetasi pantai, dimana sebanyak 1.563 pohon ditanam di sekitar Pantai Belibis ini, yang terdiri dari 50 pohon ketapang kencana, 500 pohon pinago, sisanya sebanyak 1.013 pohon cemara laut, dengan luas mencapai 2,5 hektare, yang kita tanam di sepanjang pantai,” ujarnya.

Genius mengatakan bahwa Penanaman vegetasi pantai ini, merupakan bantuan dari Ditjen (Direktorat Jenderal) PRL (Pengelolaan Ruang Laut) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, untuk kelompok masyarakat, dimana untuk Kota Pariaman, ada 2 Kelompok masyarakat yang menerima bantuan ini.

Kelompok pertama adalah kelompok Maswas Rancak Basamo Lestari, yang berada di Desa Padang Birik-Birik ini, yang diketuai Adryan Edwar, dan Kelompok Kedua adalah Kelompok Nelayan Pasia Maelo, yang bertempat di Manggung, yang diketui oleh Alijasril.

Lebih lanjut Genius menuturkan untuk di Desa Manggung, juga menerima sebanyak 1.563 pohon, dengan rincian 50 pohon kelapa, sisanya 1.513 pohon cemara laut, dengan luas yang sama juga sebesar 2,5, hektar, yang ditanam di sepanjang pantai.

Baca Juga:  Pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor Kota Pariaman Sudah Akreditasi B

“Bantuan vegetasi pantai ini, semuanya menggunakan dana APBN KKP RI, merupakan hasil audiensi kita beberapa waktu lalu ke KKP,  selain vegetasi pantai ini yang dilengkapi dengan jaring pelindung, agar tidak dimakan ternak dan juga ditambah dengan mesin dan sumur untuk airnya nanti,” ungkapnya.

Genius juga menjelaskan pantai yang dipilih adalah pantai yang masih belum ada pohonya, yaitu di Desa Manggung sampai Desa Padang Birik-Birik, dan disekitar penanaman pohon ini, juga akan kita lanjutkan pembangunan ruas jalan baru, yang mendukung konsep pariwisata.

“Dengan adanya pepohonan ini, kita akan menerapakan konsep pariwisata yang green tourism, sehingga para pengunjung dan wisatawan akan semakin betah nanti berwisata di kawasan yang baru ini,” terangnya.

Lulusan S3 IPB ini berpesan, agar pohon yang ditanam dirawat bersama, bukan hanya kelompok penerima saja, tetapi juga masyarakat sekitar. Dan kepada Kepala Desa, agar dapat selalu meninjau perkembangan pertumbuhan pohon ini. (*)