Sepi Penumpang, Dibantu Rp 100 Juta Lebih

25
Plt Walikota Pariaman menyerahkan bantuan untuk tukang ojek dan sopir angkot. (Diskominfo Pariaman)

Tak dapat dipungkiri, pandemi Covid-19 tak hanya mengkhawatirkan sektor kesehatan namun juga berdampak pada sektor perekonomian. Seperti yang dirasakan tukang ojek dan sopir angkot di Kota Pariaman. Sepi penumpang sehingga berdampak pada pendapatan sehari-hari.

Sebab itu Pemko Pariaman bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat menyalurkan bantuan kepada 406 sopir dan tukang ojek. “Hal ini yang kemudian menjadi perhatian kami sehingga bersama Baznas berupaya membantu sopir angkot dan ojek di Kota Pariaman,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Pariaman Mardison Mahyuddin kepada Padang Ekspres di ruang kerjanya, kemarin.

Sebanyak 406 orang tukang ojek dan sopir angkot menerima bantuan zakat dari Pemerintah Kota Pariaman bersama Baznas Kota Pariaman di rumah dinas wali kota Pariaman, Rabu (2/12). Mardison menyebut kepedulian ini terealisasi lewat Program Pariaman Peduli, di mana dalam suasana pandemi Covid-19 ini didistribusikan zakat sebesar Rp 350 ribu perorang untuk tukang ojek dan supir angkot se-Kota Pariaman tersebut. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp 142.450.000.

Baca Juga:  Genius Umar Lepas 6 Orang Peserta Pelatihan ke BBPLK Semarang

Mardison berharap bantuan ini dapat membantu meningkatkan perekonomian mereka yang cukup berdampak akibat adanya pandemi ini. ”Tujuan bantuan ini adalah untuk mewujudkan Pariaman Cerdas, Pariaman Makmur, dan Pariaman Sejahtera,” sebutnya.

Mantan Ketua DPRD Kota Pariaman ini juga mengharapkan agar tukang ojek dan sopir angkot di Kota Pariaman taat dan tertib dalam berlalu lintas. Selain itu di masa pandemi Covid-19 ini harus patuh terhadap protokol kesehatan.

”Utamakan keselamatan dalam berkendara, karena baik kita maupun penumpang ada keluarga menunggu di rumah,” ucap Mardison. Turut hadir, Ketua Baznas Kota Pariaman, Jamohor dan Kabag Kesra Setdako Pariaman, Syamsuardi. (nia)