Pembukaan Akses Jalan Di Desa Cubadak Air Berlangsung Aman

2

Beberapa bulan terakhir ini Wali Kota Pariaman Genius Umar gencar melakukan pembukaan akses jalan baru di beberapa desa yang ada di Kota Pariaman, dengan dana anggaran Non Budgeter atau tanpa dana, akan tetapi dengan cara melibatkan swadaya masyarakat.

Setelah Desa Batang Tajongkek, Desa Sikabu di Kecamatan Pariaman Selatan, dan Desa Talago Sariak di Kecamatan Pariaman timur, sekarang giliran Desa Cubadak Air Dusun Baruah Kubu Kecamatan Pariaman Utara.

“Jalan yang kita buka ini ada sekitar 1 KM, yang tanahnya juga merupakan tanah swadaya berupa hibah dari warga Desa Cubadak Aie yang bernama Yulimar. Pembuatan akses jalan ini juga memakan sawah warga, yang sedang menunggu panen, tapi dikarenakan jalan ini akses lalulintas untuk masyarakat Cubadak Aie khususnya, masyarakat ikhlas untuk memberikannya,” terang Genius Umar.

Gotong royong pembuatan jalan tersebut dipimpin langsung oleh Genius Umar, dengan melibatkan, Asisten II Setdako Pariaman, Kasatpol PP dengan anggotanya, Kepala BPBD dengan Anggotanya, Kadis PMDes, Camat, serta Kepala Desa Cubadak Aie dengan warganya.

Baca Juga:  Temui Menteri ATR/Kepala BPN, Genius Diskusikan PTSL dan Revisi RTRW

“Nantinya jalan yang kita buka ini, akan tembus ke Desa Sikapak dan Desa Tungkal Utara sehingga akses jalan masyarakat lancar. Saya sangat bangga sekali masyarakat di Desa Cubadak Air ini sangat kompak sekali, terbukti ibu-ibunya juga ikut gotong royong membersihkan lokasi jalan,” ujar Genius Umar.

Genius Umar juga mengucapkan terimakasih kepada Ibu Yulimar dan Haji Del yang telah berpartisipasi dan ikut berkolaborasi dengan pemerintah untuk memajukan pembangunan di Kota Pariaman, walaupun tanpa adanya anggaran dana dari pemerintah.

Sementara itu Pj. Kepala Desa Cubadak Aie, Afwandi mengatakan, masyarakatnya antusias sekali dengan pekerjaan pembuatan jalan ini, mereka mau bahu membahu untuk bekerja sampai akses jalan ini selesai nantinya.

“Begitu juga dengan Ibu Yulimar, ibu empat orang anak ini ikhlas tanahnya disedekahkan untuk keperluan masyarakat banyak. Beliau mengatakan bahwa di kemudian hari tidak akan ada timbul permasalahan dari pihak keluarganya, karena mereka sudah menyetujui semuanya,” ungkap Afwandi. (*)